Kasus ini bermula dari laporan pengendara motor yang melihat aksi begal motor di depan Perum Puriasih, Selasa (17/10/2017). Korban bernama Muhdarmaji (15), pelajar SMA Bina Karya Mandiri, dipepet dan diancam dengan samurai.
"Pengendara motor melaporkan kepada anggota di Pospol Kemang Pratama. Keduanya langsung ke lokasi dan mendapati pelaku masih di lokasi," ujar Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dedi Wahyudi saat dimintai konfirmasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam pengejaran pelaku yang terjatuh, pelaku sempat melakukan perlawanan. Untungnya kedua pelaku berhasil ditangkap," paparnya.
Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku begal merupakan remaja putus sekolah. Badan kedua pelaku dipenuhi dengan tato karena pengaruh pergaulan.
"Korban terkena sabetan samurai karena tidak mau menyerahkan sepeda motor dan surat-suratnya. Kasus sedang dalam penyidikan," ujarnya. (edo/idh)











































