Sebelumnya, proyek under pass Mampang terhambat lantaran masalah utilitas yakni pipa. Di mana pipa milik PT PGN dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) belum diangkat dari tanah sehingga tak bisa dilakukan pengerukan.
"Nggak akan selesai (Desember 2017). Saya prediksi April. Kalau lancar pemindahan utilitas PGN dan Palyja, April baru selesai," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di lokasi proyek, Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2017).
Untuk mengatasi masalah ini, kata Sandiaga, Pemprov DKI Jakarta akan memanggil pihak PGN dan Palyja.
"Kita akan bicarakan, ini tidak bisa ditolerir. Palyja kan mitranya Pemprov DKI Jakarta, PGN juga. (Kita akan tanya) masalahnya ada di mana?" tegas Sandiaga.











































