DetikNews
Selasa 17 Oktober 2017, 15:48 WIB

Polisi Masih Tunggu Koreksi Jaksa soal Berkas Jasriadi dan Asma Dewi

Audrey Santoso - detikNews
Polisi Masih Tunggu Koreksi Jaksa soal Berkas Jasriadi dan Asma Dewi Foto: Ketua grup Facebook Saracen, Jasriadi. (Nita Sari-detikcom)
Jakarta - 2 berkas perkara tersangka Saracen atas nama Jasriadi dan Asma Dewi belum dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan. Polisi menunggu hasil pemeriksaan jaksa atas kedua berkas tersebut.

"Belum (P21), masih menunggu pemeriksaan, penelitian dari kejaksaan. Mudah-mudahan (berkas perkara) dinyatakan lengkap," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran di auditorium PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2017).

Dalam kasus Saracen, polisi menetapkan 4 orang yaitu Jasriadi, Sri Rahayu Ningsih, Muhammad Faisal Tonong dan Abdullah Harsono sebagai tersangka produsen dan distributor konten ujaran kebencian, isu SARA dan hoax di media sosial.

Terakhir, Asma Dewi ditangkap karena kasus ujaran kebencian dan berdasarkan informasi telah mengirim uang sebesar Rp 75 juta ke Saracen.

"Yang tiga sudah (P21). Tinggal Jasriadi dan Asma Dewi yang belum," ujar Fadil.

Bagi Fadil, berkas Jasriadi dan Asma Dewi telah cukup kuat untuk dibawa ke persidangan. "Bagi kami sudah cukup untuk berkas perkara," ucapnya.

Disinggung perihal tokoh-tokoh publik yang namanya tertera dalam laporan hasil akhir PPATK, Fadil enggan mengungkapkan.

"Nanti di persidangan. Itu (hasil pemeriksaan) PPATK sangat substantif, tidak boleh disebarkan ke publik. Kita memandang soal fakta saja. Kalau ada nama si A, B, C, D, E. Jadi persoalan fakta tidak karena yang lain," jelas Fadil.
(aud/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed