DetikNews
Selasa 17 Oktober 2017, 12:35 WIB

Pidato Anies Singgung Pribumi, PKS Jelaskan Maksudnya

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Pidato Anies Singgung Pribumi, PKS Jelaskan Maksudnya Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan berpidato politik di Balai Kota kemarin, yang salah satu isinya menyinggung soal pribumi. PKS menjelaskan lebih lanjut soal maksud pidato Anies ini.

"Saya yakin yang dimaksud beliau itu adalah bahwa kesempatan ekonomi itu harus diberi peluang kepada seluruh segmen masyarakat, jangan sampai dikuasai oleh segelintir orang dan berputar di situ saja. Itu maksudnya ya," ujar Sekjen PKS Mustafa Kamal di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/10/2017).



Mustafa kemudian memberi pandangan terkait pemilihan diksi 'pribumi' yang diucapkan Anies di depan ribuan warga Jakarta. Menurut dia, ucapan tersebut dituturkan dalam rangka mengingat sejarah bangsa.

"Bahwa kemudian beliau membungkusnya dengan kata 'pribumi', mungkin ini karena ada latar historis yang memang dalam perjalanannya di Indonesia ini kita menemukan kata-kata itu. Tapi yang penting adalah maksudnya," ucap Mustafa.

Mustafa mengatakan masyarakat harus melihat pidato Anies dari sisi maknanya. Pidato Anies, menurutnya, disampaikan secara proporsional.

"Maksudnya adalah memberi kesempatan untuk peluang beraktivitas ekonomi mencapai ekonomi kepada seluruh lapisan masyarakat. Jangan sampai perekonomian itu berputar di situ-situ saja, segelintir orang di Indonesia," tutur dia.


"Dan memang kalau di Jakarta kita bisa menciptakan ekonomi yang berkeadilan, ekonomi yang egaliter bisa memberi kesempatan yang sama pada setiap orang untuk mendapatkan kesejahteraan, mendapatkan peluangnya berekonomi, itu akan mempunyai efek bola salju buat daerah lain," jelas dia.

Menurut Mustafa, Jakarta merupakan parameter pembangunan bagi daerah lain di Indonesia. Apa pun yang dimulai di Jakarta, katanya, bisa menjadi kesempatan emas bagi Anies-Sandi untuk menunjukkan kinerja mereka.

"Itu akan menjadi tren di tingkat nasional, bahkan di tingkat global, karena Jakarta ini bukan hanya kota besar di Indonesia, yang kita jadikan Ibu Kota. Tapi ini juga sudah menjadi ke depan yang akan jadi trendsetter juga di dunia," jelasnya.


(gbr/van)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed