Pengamanan Biasa Saja, Kedubes AS Buka Kembali 31 Mei
Kamis, 26 Mei 2005 11:25 WIB
Jakarta - Meski pelayanan visa ditutup, Kedubes AS tampak biasa-biasa saja. Pengamanan oleh security Kedubes AS dan aparat Polri tidak terlalu mencolok. Kedubes AS akan membuka kembali pelayanan visa pada Selasa (31/5/2005). Pemantauan detikcom, Kamis (26/5/2005) pukul 10.50 WIB, hanya ada sekitar 6 security Kedubes AS yang berjaga-jaga di depan Kedubes yang beralamatkan di Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat itu. Mereka tampak berdiri di sisi kiri pintu gerbang Kedubes AS dengan seragam cokelatnya. Tidak ada tulisan apa pun di pintu masuk tentang penutupan Kedubes AS ini. Penutupan Kedubes ini juga dibenarkan oleh salah seorang security tersebut. "Memang tutup hari ini," kata salah seorang dari mereka. Selain security Kedubes AS, di depan Kedubes AS juga tampak sekitar 7 personel Brimob Polri. Namun, mereka tidak terlihat menenteng senjata. Di dekat Kedubes AS juga diparkir dua truk Brimob. Salah seorang aparat kepolisian yang ditemui detikcom mengatakan, pihaknya mengamankan Kedubes AS seperti hari-hari biasa saja. Dia membenarkan Kedubes AS menutup pelayanan visa karena mendapatkan perintah dari Washington. "Yang saya tahu, memang ada imbauan dari Washington agar tidak melayani pelayanan visa sampai hari Senin (30/5/2005) mendatang," kata dia. Menurut polisi, tidak ada tambahan personel khusus yang disiagakan terkait pengamanan Kedubes AS saat ini. "Tidak ada perintah khusus. Jumlah personel juga tidak ada penambahan," ungkapnya. Sementara itu, Deputy Security Kedubes AS Rini seusai melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian yang berjaga di depan Kedubes AS mengatakan, penutupan Kedubes AS hanya berlaku untuk pelayanan visa. "Selain pelayanan visa, kita tetap beraktivitas seperti biasa," ungkap dia. Rencananya, Selasa (31/5/2005), kata Rini, pelayanan visa akan dibuka kembali seperti biasa. "Hari Senin masih ditutup, karena pada hari itu hari libur resmi pemerintah AS," kata Rini. Yang dimaksud Rini, pada 30 Mei 2005, bertepatan dengan Veteran's Day. Saat ditanya mengapa pelayanan visa ditutup pada hari ini dan Jumat (27/5/2005) besok, Rini enggan berkomentar. Saat ditanya apakah penutupan ini terkait ada ancaman serangan teroris, Rini hanya berujar, "Oh nggak...mungkin hanya ingin libur aja." Akibat penutupan Kedubes ini, sejumlah warga negara Indonesia yang ingin membuat visa tampak kecele. Saat di depan Kedubes, mereka baru diberitahu oleh security bahwa Kedubes AS ditutup untuk sementara. Dalam situs resmi Kedubes AS, penutupan pelayanan visa ini terkait adanya ancaman terorisme. Namun, ancaman seperti apa, belum jelas. Hanya saja, pada Selasa (24/5/2005) dini hari Hotel JW Marriott yang berada di Mega Kuningan sempat diancam akan diledakkan oleh orang tidak dikenal. Setelah menyisir semua ruangan, Tim Gegana tidak menemukan bom di hotel yang pernah jadi sasaran ledakan bom pada 2003 lalu ini.
(asy/)











































