Mahasiswa Demo Peresmian Malang Town Square

- detikNews
Kamis, 26 Mei 2005 11:12 WIB
Malang - Malang Town Square (Matos), pusat perbelanjaan terbesar di Malang diresmikan. Bukan dapat ucapan selamat dan karangan bunga, peresmian Matos justru menuai demo pro dan kontra.Sekitar 200 mahasiswa yang menentang pembangunan Matos memblokir pertigaan Jalan Veteran. Ban-ban bekas pun dibakar di tengah jalan. Walhasil, aksi mahasiswa ini menimbulkan kemacetan sepanjang 2 kilometer.Mahasiswa menolak pembangunan Matos yang merupakan milik Lippo Karawaci karena berdiri di Jalan Veteran yang merupakan kawasan pendidikan. Di jalan itu berdiri Universitas Brawijaya, ITN Malang dan sejumlah sekolah."Aksi kita akan berhenti apabila aktivitas di Matos diberhentikan. Kita menolak Matos karena dibangun di kawasan pendidikan dan dapat merusak moral," kata Nurhadi, koordinator aksi dalam orasinya.Sempat terjadi keributan saat aparat kepolisian menghalau mahasiswa untuk memperlancar jalan. Meski sempat adu mulut, namun mahasiswa bersedia untuk minggir.Tak mau kalah, aksi pro Matos pun digelar sekitar 300 warga yang mengatasnamakan Forum Peduli Masyarakat Kota Malang. Warga dari 56 kelurahan di Malang demo di depan gedung Matos. Mereka berharap pihak manajemen Matos membuka peluang kerja. "Kami akan mengejar jika mahasiswa masuk ke areal Matos," kata Abdul Hakim, salah seorang warga.Aksi berjalan tertib dan puluhan aparat kepolisian tampak berjaga-jaga. Hingga pukul 11.10 WIB, aksi demo anti dan pro Matos ini masih berlangsung.

(aan/)