Gerindra: Obrolan Akrab Jokowi-Prabowo Pertanda Politik yang Baik

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 17 Okt 2017 07:37 WIB
Foto: Pool
Jakarta - Gerindra merespons positif perbincangan hangat antara Ketum Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Gerindra berpendapat sebagai pertanda politik yang baik.

"Itu pertanda politik yang baik. Obrolan akrab antara Ketua Umum Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi di Istana merupakan perwujudan kedekatan di antara keduanya yang dilandasi kejujuran," ujar Waketum Gerindra Ferry Juliantono melalui pesan singkat, Selasa (17/10/2017).


Obrolan tersebut terjadi seusai pelantikan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjadi Gubernur dan Wagub DKI Jakarta. Kebetulan, Gerindra adalah parpol pengusung Anies-Sandi.

Lebih lanjut, menurut Ferry, Gerindra tetap menjaga hubungan baik dengan Jokowi meskipun berposisi sebagai parpol di luar pemerintahan. Begitu pula Jokowi, yang dinilai Ferry tetap menghormati Prabowo.

"Prabowo dan Partai Gerindra meskipun berada di luar pemerintahan tapi tetap menjaga hubungan yang baik dengan pemerintahan, sementara sebaliknya Presiden pun terlihat menghormati Pak Prabowo serta Partai Gerindra," tutur Ferry.

Prabowo dan Jokowi berbincang sekitar 30 menit di Istana Negara, Senin (16/10). Saat dikonfirmasi, Prabowo enggan membocorkan isi pembicaraan dengan Jokowi.

"Ngobrol saja. Semua baik-baik saja," kata Prabowo usai pertemuan.

[Gambas:Video 20detik]




(dkp/aan)