DetikNews
Selasa 17 Oktober 2017, 00:38 WIB

Longsor di Jember, 3 Orang Dilaporkan Tertimbun

Yakub Mulyono - detikNews
Longsor di Jember, 3 Orang Dilaporkan Tertimbun Petugas mencari warga yang tertimbun longsor di Jember, Jatim (Foto: dok. Istimewa)
Jember - Bencana tanah longsor terjadi di Kecamatan Sumberbaru, Jember, Jawa Timur. Dilaporkan ada tiga orang yang tertimbun tanah longsor tersebut.

"Laporan sementara, ada dua rumah yang tertimbun. Satu keluarga terdiri atas tujuh orang selamat dan satu keluarga terdiri atas tiga anggota keluarga dilaporkan tertimbun," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember Widi Prasetyo, Senin (16/10/2017).

Longsor menimbun dua buah rumahTanah longsor menimbun dua buah rumah (Foto: dok. Istimewa)

Tanah longsor ini tepatnya terjadi di Dusun Krajan dan Kedungliyer, Desa Jambesari, Sumberbaru, Jember. Tiga orang yang dilaporkan tertimbun itu diketahui bernama Siful (35), Yana (25), dan putra mereka, Faris, yang masih berusia 5 tahun.

Petugas terus melakukan pencarian meski kondisi medan sulit dan gelap.

Selain 3 orang, ada hewan ternak yang ikut tertimbun tanah longsorSelain tiga orang, ada hewan ternak yang tertimbun tanah longsor. (Foto: dok. Istimewa)

"Kondisi gelap dan medannya sangat sulit. Tapi kita tetap upayakan melakukan pencarian," kata Widi.

Selain menimbun dua rumah, bencana longsor yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu menimbun sejumlah hewan ternak. Dua ekor sapi dan 12 ekor kambing milik warga dilaporkan mati akibat tertimpa longsoran tanah.

Menurut Widi, tujuh personel Tim Reaksi Cepat BPBD Jember dibantu pihak TNI, kepolisian, dan warga masih melakukan pencarian. "Hasilnya seperti apa saya belum mendapat laporan. Ini saya masih perjalanan ke lokasi," katanya.

Meski kondisi gelap dan medan sulit, petugas terus melakukan pencarian korbanMeski kondisi gelap dan medan sulit, petugas terus mencari korban. (Foto: dok. Istimewa)

Longsor itu sendiri, lanjut Widi, terjadi akibat hujan yang terus-menerus sejak siang hari. Akibatnya, tanah yang berada di lereng Gunung Argopuro itu tak bisa menahan derasnya air.

"Lokasinya memang di lereng pegunungan. Perbatasan Jember, Probolinggo, dan Lumajang. Kita terus lakukan pemantauan semaksimal mungkin dan melakukan upaya-upaya terbaik yang bisa dilakukan, meskipun medannya sangat sulit dijangkau," pungkasnya.
(jbr/jbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed