Gubernur Anies: Dulu di Jakarta, Kolonialisme Ada di Depan Mata

Gubernur Anies: Dulu di Jakarta, Kolonialisme Ada di Depan Mata

Fajar Pratama, Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 16 Okt 2017 20:41 WIB
Gubernur Anies: Dulu di Jakarta, Kolonialisme Ada di Depan Mata
Anies saat menyampaikan pidato politik. (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta - Anies Baswedan berbicara berapi-api di depan warga Jakarta setelah dilantik sebagai Gubernur DKI. Sejumlah poin disampaikan mantan Mendikbud ini, termasuk soal praktik kolonial saat dulu.

"Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Kini telah merdeka, kini saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujar Anies di Selamatan Jakarta yang digelar di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017).

Pada kesempatan itu, Anies membicarakan soal perjuangan bangsa Indonesia. Dia bahkan mengingatkan sejarah negara yang terjadi di Jakarta, termasuk soal Sumpah Pemuda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT




Namun dia menyoroti mengenai kolonialisme yang masih dekat dengan warga DKI. Anies menulis khusus orasi yang digelorakannya itu.

"Jakarta ini satu dari sedikit kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat, penjajahan di depan mata, selama ratusan tahun. Di tempat lain mungkin penjajahan terasa jauh tapi di Jakarta bagi orang Jakarta yang namanya kolonialisme itu di depan mata. Dirasakan sehari hari," kata dia.


"Jangan sampai Jakarta ini seperti yang dituliskan pepatah Madura. 'etèk sè atellor ajâm sè ngèremmè', itik yang bertelur ayam yang mengerami," sambung Anies.

Seperti diketahui, Anies dan Sandiaga Uno baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur-Wagub DKI. Keduanya akan menjadi pimpinan Jakarta dalam periode 2017-2022. (elz/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads