"Gajah yang mati ini berjenis kelamin jantan dan betina diduga merupakan induk dan anak," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo kepada wartawan, Senin (16/10/2017).
Bangkai dua hewan berjuluk "Po Meurah" ini ditemukan pada Minggu (15/10) kemarin oleh warga. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada anggota Forum Konservasi Leuser (FKL) dan diteruskan ke BKSDA sekitar pukul 11.00 WIB.
Usai mendapat laporan, petugas BKSDA meluncur ke lokasi untuk mengamankan bangkai gajah yang masih ditemukan gadingnya. Kepala BKSDA Aceh selanjutnya berkoordinasi dengan Balai Penegakan Hukum LHK serta Polres Aceh Timur untuk penanganan lebih lanjut.
Tim dokter rencananya akan melakukan autopsi terhadap dua bangkai gajah ini. Sapto juga sudah meluncur ke lokasi bersama dokter hewan.
"Dugaan sementara gajah mati terkena pagar beraliran listrik yang dipasang warga," ungkap Sapto. (try/try)











































