Prasetyo menyebut suatu ketika direncanakan pembangunan proyek jembatan surga dan neraka. Separuh jembatan akan dibangun dari surga, sedangkan separuhnya lagi dari neraka. Ujung jembatan akan bertemu di tengah-tengah antara surga dan neraka.
"Waktu berlalu, jembatan dari neraka sudah jadi, sedangkan jembatan dari surga sama sekali belum dibangun," kata Prasetyo saat rapat di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/10/2017).
Kemudian, penghuni neraka pun marah dan berteriak ke arah surga. Dia mempertanyakan jembatan dari surga yang belum dibangun.
"Kebetulan penghuni nerakanya jaksa," sebut Prasetyo.
Lalu, kata Prasetyo, penghuni surga pun membalas dengan berteriak tentang mengapa jembatan dari surga tidak dibangun. Prasetyo menyebut penghuni surga itu kebetulan dari KPK.
"Kebetulan, penghuni surga dulunya KPK. Dia pun menjawab dengan berteriak 'bagaimana bisa jadi, pimpro dan kontraktor seluruhnya kan ada di situ'," kata Prasetyo yang disambut tawa para anggota Komisi III DPR. (dhn/fdn)











































