Daftar ke KPU, Golkar: Syarat Sudah Lengkap 100%

Daftar ke KPU, Golkar: Syarat Sudah Lengkap 100%

Azzahra Nabilla - detikNews
Minggu, 15 Okt 2017 13:27 WIB
Daftar ke KPU, Golkar: Syarat Sudah Lengkap 100%
Rombongan Golkar mendaftar ke KPU (Foto: Azzahra Nabilla/detikcom)
Jakarta - Golkar mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019 ke KPU dengan membawa 7 kotak berkas. Sekjen Golkar, Idrus Marham meyakini persyaratan itu sudah lengkap.

"Pada hari ini DPP Partai Golkar telah menyerahkan kelengkapan secara keseluruhan, yang sesuai dengan sistem yang ada, sesuai dengan aturan yang ada. Menurut pengecekan kami tim DPP bahwa telah memenuhi persyaratan sepenuhnya 100%" ujar Idrus di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 11.15 WIB, Minggu (15/10/2017).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Idrus pun mengakui DPP Golkar salut kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bagi DPP Golkar komitmen yang dibangun KPU patut diberi penghargaan sebesar-besarnya.

"Secara jujur DPP Partai Golkar ingin menyampaikan salut dan penghargaan sebesar-besarnya kepada KPU atas komitmen yang ada dalam rangka untuk bagaimana partai politik sebagai pilar demokrasi dapat melakukan fungsi-fungsinya," kata Idrus.

Kemudian Idrus memaparkan kekagumannya pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang dibuat oleh KPU. Baginya, Sipol membantu parpol untuk memiliki sistem administrasi yang efektif dan tertib.

"Penerapan sistem informasi partai politik atau Sipol bagi Golkar sebuah instrumen yang dimaksudkan bagaimana agar supaya partai politik secara sungguh-sungguh memiliki kelembagaan partai yang kuat. Dan memiliki sistem administrasi yang efektif dan tertib," papar Idrus.

Dengan sistem ini Idrus berharap jika pemilu nantinya akan diisi perdebatan conceptual. Menurutnya perlu juga ada pertimbangan kualitatif. Karena dua hal itu dapat menjadi jaminan lahirnya pemimpin produktif dari pemilu.

"Kita harapkan pada pemilu ke depan secara sungguh-sungguh mengedepankan perdebatan conceptual. Mengedepankan pertimbangan-pertimbangan kualitatif. Hanya dengan cara itu ada jaminan bahwa kinerja pimpinan yang dilahirkan oleh pemilu itu dapat produktif," pungkasnya.

Idrus menegaskan komitmen Golkar untuk mengusung Jokowi di Pilpres 2019 dan menargetkan kemenangan Jokowi 65%. Dia meyakini munculnya sosok Jokowi akan meningkatkan elektabilitas Golkar.

"Sekali lagi konsisten dan komitmen bahwa kehadirannya (Jokowi) menambah nilai tambah elektabilitas dan pencapaian kemenangan pada tahun 2019 yang akan datang," pungkas Idrus.

(imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads