DetikNews
Minggu 15 Oktober 2017, 12:42 WIB

Cerita Megawati Tetap Jadi Ketum Partai Meski Sudah Nenek-nenek

Yulida Medistiara - detikNews
Cerita Megawati Tetap Jadi Ketum Partai Meski Sudah Nenek-nenek Foto: Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri (Zaenal Effendi/detikcom)
Jakarta -

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat melempar canda soal sosoknya yang sudah menjadi seorang nenek namun tetap menjadi ketua umum partai. Megawati mengatakan jika kehendak tersebut tergantung di tangan rakyat.

"Orang suka nggak dengar kalau saya sudah 'nenek.' Saya sudah nenek masih saja disuruh jadi ketua umum, kalau dengar gini banyak yang senang loh, aduh sudah nenek-nenek, kapan nih berhentinya. Ya terserah saja, rakyatnya," kata Megawati saat mengumumkan cagub-cawagub Jatim dan Sulsel di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (15/10/2017).



Sebelumnya Megawati sempat bercerita ketika menjenguk cucu pertamanya yang bersekolah di luar negeri. Sebagai seorang nenek, Megawati juga sempat khawatir dengan cucunya itu.

"Jadi kemarin saya diajak Ibu Puan Maharani Menko PMK, dia diundang ke (Festival) Europalia (2017) ada festifal di sana. Kan itu tanggung jawab Menko PMK, jadi saya ditanya 'Ma, mau nggak ikut kita lihat festifal kebudayaan,' saya bilang mau," ujar Megawati.

"Sekalian saya mau lihat cucu pertama saya, bukan nomor satu tapi cucu pertama saya yang sekolah di luar negeri. Jadi karena perempuan jadi saya ya dag dig dug juga kan, mau lihat dulu tempatnya bagaimana dan sebagainya. Ya itu lah sebagai seorang nenek," tambahya.

Megawati mengumumkan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Azwar Anas sebagai cagub dan cawagub Jawa Timur untuk Pilkada 2018. Selain itu Megawati juga mengumumkan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman untuk Pilgub Sulsel 2018.
(nvl/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed