detikNews
Minggu 15 Oktober 2017, 01:27 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Janda di Aceh Utara, Terkait Sengketa Tanah

Datuk Haris Molana - detikNews
Polisi Tangkap Pembunuh Janda di Aceh Utara, Terkait Sengketa Tanah Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Aceh Utara - Personel Polres Aceh Utara menetapkan dua tersangka kasus pembunuhan terhadap Rudaimah (60), janda asal Dusun Leubok Muku, Desa Buket Linteng, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Aceh. Setelah diselidiki, motif pembunuhan sadis itu diduga akibat sengketa tanah.

"Setelah kita lakukan penyidikan. Kita tetapkan dua orang tersangka dalam pembunuhan sadis tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Resky Kholiddiansyah dalam keterangannya Sabtu (14/10/2017).

Kedua tersangka itu yakni AD, warga Tanah Jambo Aye dan MH, warga Langkahan. Dari hasil penyidikan lanjutan, tersangka MH merupakan pelaku pembunuhan sementara AD adalah otak dibalik peristiwa tersebut.

Baca juga: Janda di Aceh Utara Tewas Mengenaskan, Diduga Dibunuh

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, keduanya telah berulang kali diperiksa penyidik sebagai saksi. Karena memberikan keterangan yang berubah-ubah maka petugas menginterogasi lebih lanjut sehingga mereka mengakui perbuatannya.

"Ayah AD, yakni TH juga masih dalam pemeriksaan intensif. Dalam gelar perkara, MH mengaku membunuh Rudaimah karena disuruh oleh AD dengan diimingi uang Rp 5 juta jika berhasil mengambil surat tanah hasil sengketa yang dimenangi Rudaimah di Pengadilan Negri Lhoksukon beberapa waktu lalu," sebut Rezky.

Sejauh ini, jumlah saksi yang telah diperiksa mencapai 25 orang. Atas perbuatannya itu, mereka akan dijerat dengan pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya Rudaimah ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya di Dusun Lubok Muku, Desa Buket Linteng, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Aceh pada Rabu (6/9) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Waktu itu keponakannya, Junaidi (32) mencoba mencari keberadaan korban di rumahnya.

Saat melihat ke dalam rumah korban melalui celah-celah, Junaidi melihat Rudaimah sudah terkapar dalam kondisi bersimbah darah dan di sampingnya juga tergeletak sebilah pisau.
(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed