Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu 1,7 Kg

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu 1,7 Kg

- detikNews
Sabtu, 14 Okt 2017 16:36 WIB
Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu 1,7 Kg
Rilis penangkapan 3 orang pengedar sabu di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (14/10/2017). Foto: Tsarina Maharani-detikcom
Jakarta - Polisi menangkap 3 orang pengedar sabu dengan total berat 1,7 kg. Ketiga tersangka ditangkap di lokasi terpisah.

Penangkapan terhadap tersangka berinisial L, EMR dan FL dilakukan setelah tim dari Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan soal informasi transaksi narkoba.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pengedar sabu yang pertama ditangkap berinisial L. Polisi menyita sabu seberat 89,30 gram saat penangkapan di Ciracas, Jakarta Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari penangkapan ini, tim bergerak menangkap tersangka berinisial EMR di Jl TB Simatupang. Polisi menemukan 19 plastik sabu seberat 1,5 kg dari rumah kontrakan EMR di Bekasi yang dimasukkan dalam 3 buah buku.

Tersangka ketiga yang ditangkap yakni FL di rumah kos, Jl Dwiwarna, Sawah Besar, Jakpus. Ditemukan sabu seberat 115 sebagai barang bukti.

"Saat ini sumber (suplai) sabu masih ditelusuri. Bukunya harganya Ringgit, jadi ada dugaan dari Malaysia. Tapi masih kita dalami," ujar Argo.

 Rilis penangkapan 3 orang pengedar sabu di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (14/10/2017) Rilis penangkapan 3 orang pengedar sabu di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (14/10/2017) Foto: Tsarina Maharani-detikcom


Menurut Argo ketiga tersangka mendapatkan bayaran Rp 600 ribu setiap bertugas mengantar setengah ons sabu. Upah jasa pengantaran bisa naik bila para pelaku mengantarkan sabu dengan berat di atas 1 kg.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 222 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 Rilis penangkapan 3 orang pengedar sabu di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (14/10/2017) Rilis penangkapan 3 orang pengedar sabu di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (14/10/2017) Foto: Tsarina Maharani-detikcom


(Tsarina Maharani/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads