DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 21:11 WIB

Pemobil Baku Hantam dengan Anggota TNI, Polisi: Kasus Masih Lanjut

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Pemobil Baku Hantam dengan Anggota TNI, Polisi: Kasus Masih Lanjut Foto: Screenshoot video
Jakarta - Polisi menyebut proses kasus perkelahian pengendara mobil dengan anggota TNI AL masih berlanjut. Polisi mengaku akan memeriksa saksi-saksi.

"Masih lanjut," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana ketika dihubungi, Jumat (13/10/2017).

Pemobil Baku Hantam dengan Anggota TNI, Polisi: Kasus Masih LanjutKasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana (Nugroho Tri Laksono/detikcom)

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta mengatakan kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Dia mengatakan penyelesaian ini diambil karena Lettu Laut Satrio Fitriandi dan pengendara mobil adalah keluarga besar TNI AL.

[Gambas:Video 20detik]


Pemobil Baku Hantam dengan Anggota TNI, Polisi: Kasus Masih LanjutBimantoro, sebelah kiri (Nugroho Tri Laksono/detikcom)

"Saat ini kasus tersebut telah diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan mengingat kedua belah pihak adalah keluarga besar TNI," kata Gig Jonias Mozes Sipasulta lewat keterangan tertulisnya.

Namun Sapta mengaku belum tahu apakah akan ada upaya mediasi atau tidak. Menurutnya, upaya itu tergantung dari pelapor, yaitu anggota TNI AL Lettu Satrio.


"Masih akan kita periksa saksi-saksi yang di lapangan. Sampai saat ini baru satu orang yang melaporkan," kata Sapta sebelumnya di kantornya.

"Belum tahu ada mediasi atau tidak ke depannya. Mediasi nanti tergantung pelapor. Selama ini pelapor belum menyampaikan apa-apa, jadi ya kita lakukan pemeriksaan terhadap pelapor," imbuh Sapta.

Pengemudi mobil, Bimantoro, juga telah meminta maaf. "Saya sudah melakukan tindakan yang kurang berkenan untuk institusi tersebut. Saya juga minta maaf dari lubuk hati saya yang paling dalam. Saya mau minta maaf untuk semua bagian yang merasa tersinggung dan Bapak Satrio sendiri untuk kerugian sendiri. Saya minta maaf dari lubuk hati saya yang paling dalam untuk semua institusi TNI dan terlibat untuk kasus ini," kata Bimantoro di Polres Jakarta Timur.


Peristiwa ini diketahui dari sebuah video yang beredar melalui aplikasi pesan instan dan situs YouTube. Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik itu, keduanya terlibat baku hantam di tengah jalan.

Mobil merah bernomor polisi B-1599-PVH yang dikendarai pria berkaus hitam berhenti di lajur kanan jalan, sementara anggota TNI AL masih duduk di sepeda motornya di sebelah kiri mobil.

Keduanya terlibat adu mulut yang berlangsung panas. Di tengah adu mulut, si pria mendorong prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun terjadi. Warga yang menonton mencoba melerai, namun mereka tetap jual-beli pukulan.

[Gambas:Video 20detik]


(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed