DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 20:41 WIB

Pengemudi Mobil yang Baku Hantam dengan Anggota TNI Minta Maaf

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Pengemudi Mobil yang Baku Hantam dengan Anggota TNI Minta Maaf Bimantoro, sebelah kiri (Nugroho Tri Laksono/detikcom)
Jakarta - Bimantoro, pengemudi mobil yang terlibat baku hantam dengan anggota TNI karena membuang sampah sembarangan, meminta maaf. Permintaan maaf itu ditujukan kepada TNI, khususnya TNI AL.

"Saya turut meminta maaf untuk semua institusi TNI yang dirugikan, spesialnya untuk TNI AL," kata Bimantoro di Polres Jakarta Timur, Jumat (13/10/2017).


Bimantoro merasa bersalah atas perbuatannya. Dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada anggota TNI AL, Lettu Satrio, yang terlibat baku hantam dengannya.

"Saya sudah melakukan tindakan yang kurang berkenan untuk institusi tersebut. Saya juga minta maaf dari lubuk hati saya yang paling dalam. Saya mau minta maaf untuk semua bagian yang merasa tersinggung dan Bapak Satrio sendiri untuk kerugian sendiri. Saya minta maaf dari lubuk hati saya yang paling dalam untuk semua institusi TNI dan terlibat untuk kasus ini," ucapnya.

[Gambas:Video 20detik]


Sebelumnya, Lettu Satrio melaporkan Bimantoro ke Polsek Pulogadung setelah terlibat baku hantam dengan Bimantoro. Mereka berkelahi karena awalnya Bimantoro yang mengendarai mobil membuang sampah sembarangan dan mengenai istri Satrio.

Namun Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta mengatakan kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Dia mengatakan cara penyelesaian ini diambil karena Lettu Laut Satrio Fitriandi dan Bimantoro adalah keluarga besar TNI AL.

"Saat ini kasus tersebut telah diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan mengingat kedua belah pihak adalah keluarga besar TNI," kata Gig Jonias Mozes Sipasulta lewat keterangan tertulisnya.


Peristiwa ini diketahui dari sebuah video yang beredar melalui aplikasi pesan instan dan situs YouTube. Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik itu, keduanya terlibat baku hantam di tengah jalan.

Mobil merah bernomor polisi B-1599-PVH yang dikendarai pria berkaus hitam berhenti di kanan jalan, sementara anggota TNI AL masih duduk di sepeda motornya di sebelah kiri mobil.

Keduanya terlibat adu mulut yang berlangsung panas. Di tengah adu mulut, si pria mendorong prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun terjadi. Warga yang menonton mencoba melerai, namun mereka tetap jual-beli pukulan.
(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed