DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 17:46 WIB

Berdamai, Pemobil yang Baku Hantam dengan Prajurit Keluarga TNI AL

Jabbar Ramdhani - detikNews
Berdamai, Pemobil yang Baku Hantam dengan Prajurit Keluarga TNI AL Screenshot video anggota TNI AL dan pemobil baku hantam di Rawamangun, Jaktim (Foto: Screenshoot video)
Jakarta - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta membenarkan informasi anggotanya yang terlibat baku hantam dengan pemobil di daerah Rawamangun, Jakarta Timur. Dia mengatakan kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

"Saat ini kasus tersebut telah diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan mengingat kedua belah pihak adalah keluarga besar TNI," kata Gig Jonias Mozes Sipasulta lewat keterangan tertulisnya, Jumat (13/10/2017).

[Gambas:Video 20detik]

Dia mengatakan, penyelesaian ini diambil karena antara Lettu Laut Satrio Fitriandi dengan pemobil adalah keluarga besar TNI AL. Sipasulta membenarkan pernyataan polisi mengenai penyebab keributan yang terjadi di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, tersebut.

"Pengendara mobil Mazda tersebut membuang sampah sembarangan melalui jendela mobil dan sampah mengenai teman Lettu Satrio, dan kemudian kedua pengendara berhenti, dan terjadi adu mulut dan pertengkaran serta berujung perkelahian," ujarnya.

Peristiwa ini diketahui dari sebuah video yang beredar melalui aplikasi pesan instan dan situs Youtube. Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik itu, keduanya terlibat baku hantam di tengah jalan.


Mobil merah bernomor polisi B 1599 PVH yang dikendarai pria berkaus hitam berhenti di kanan jalan. Sementara anggota TNI AL masih duduk di atas motornya yang ada di sebelah kiri mobil.

Keduanya terlibat adu mulut yang berlangsung panas. Di tengah adu mulut, si pria mendorong prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun terjadi. Warga yang menonton mencoba melerai, namun mereka tetap jual beli pukulan.

Satrio sempat datang ke Polsek Pulogadung untuk melaporkan peristiwa ini. Satrio sempat membuat berita acara pemeriksaan (BAP) dan menjalani visum.


Kapolsek Pulogadung, Kompol Sukadi mengatakan pemeriksaan sudah selesai dilakukan. Saat ini kasus dilimpahkan ke Polres Jakarta Timur.

"Intinya tadi kasus tadi benar adanya dan sekarang sudah di BAP. BAP sudah selesai kasusnya dilimpahkan ke Polres Jaktim," kata Sukadi di kantornya.
(jbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed