Prestasi para anggota itu beragam, seperti dua orang Polwan yang berhasil menangkap dua laki-laki perampok di Batam. Kemudian ada juga anggota Polri di Pontianak yang bekerja sama dengan anggota TNI membuka lahan tidur untuk dijadikan lahan tadah hujan.
Para anggota yang dapat penghargaan itu ada yang menerima sertifikat dan pin emas, ada juga yang mendapatkan promosi jabatan, hingga beasiswa sekolah perwira untuk para polisi yang masih berpangkat bintara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakapolri Komjen Syafruddin, Komisioner Kompolnas Bekto Suprapto, dan Dandim Subang Letkol Infantri Fikri Ferdian juga hadir dalam acara itu.
Tito mengaku senang bisa memberikan penghargaan secara langsung kepada 45 anggota berprestasi. Dia berharap penghargaan ini akan memotivasi anggota Polri dan TNI lain untuk bekerja lebih baik dan pengadiannya terhadap masyarakat serta negara semakin meningkat.
"Mudah-mudahan adalah hari yang membahagiakan bagi rekan-rekan yang mendapatkan penghargaan. Berbahagia sekali karena bisa memberikan penghargaan. Supaya ini memberikan motivasi kepada anggota kita, serta dapat memancing anggota-anggota lain untuk berprestasi, mengangkat institusi dan masyarakat," tutur Tito.
Tito melanjutkan, pada dasarnya para pimpinan mempersilakan para anggota bersaing dalam menjalankan tugas. Sebab, jika kinerja para anggota baik tak hanya berdampak positif terhadap pribadi anggota, tapi juga terhadap Polri sebagai institusi.
"Pada waktu menyampaikan visi dan misi, saya bilang silakan anggota berkompetisi secara sehat. Kami, pimpinan rindu dengan prestasi-prestasi anggota. Karena otomatis prestasi itu akan membuat performance institusi menjadi lebih baik," pungkas Tito. (idh/idh)











































