DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 14:50 WIB

Polisi Perpanjang Masa Penahanan Jasriadi Terkait Saracen

Denita Matondang - detikNews
Polisi Perpanjang Masa Penahanan Jasriadi Terkait Saracen Foto: Ketua grup Facebook Saracen, Jasriadi. (Nita Sari-detikcom)
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memperpanjang masa penahanan Jasriadi tersangka kasus penyebaran ujaran kebencian di media sosial. Masa penahanan Jasriadi diperpanjang sejak Rabu (11/10).

"Ya (diperpanjang). Perpanjangan penahanan sifatnya teknis dan strategi penyidikan. Semua sudah ada koridor ya dalam beracara pidana," kata Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Irwan Anwar saat dihubungi detikcom, Jumat (13/10/2017)

Irwan menjelaskan perpanjangan masa tahanan Jasriadi dengan mempertimbangkan beberapa hal. Termasuk penyidikan terhadap beberapa kasus yang masih berkaitan dengan Saracen seperti kelompok Tamasya Al-Maidah.

"Hal ini karena Jasriadi juga akan diselidiki dalam beberapa kasus. Ada pertimbangan, agak berbeda dengan tersangka lain yang saat ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan," kata Irwan.

Sementara itu, Pengacara Jasriadi, Erwin, mengaku telah menerima surat masa perpanjangan tersebut. Masa perpanjangan masih dibutuh penyidik sebagai pemeriksaan tambahan atas informasi baru dari saksi yang diperiksa sebelumnya.

"Dua hari lalu (penerimaan surat masa tahanan). Karena masih ada penambahan pemeriksaan berdasarkan informasi baru dari saksi yang di periksa sebelumnya," kata Erwin saat dihubungi terpisah.

Dikatakan Erwin, penyidik juga telah menjadwalkan pemeriksaan terakhir untuk Jasriadi. Pihaknya juga belum berencana menyiapkan saksi meringankan dalam pemeriksaan itu.

"Belum ada saksi baru. Jadwalnya kalau tidak Selasa atau Rabu. Kita lihat nanti kepastiannya," Kata Erwin.

Dalam kasus Saracen, polisi menetapkan 4 tersangka yakni Jasriadi, Sri Rahayu Ningsih, Muhammad Faisal Tonong, dan MAH. Terakhir, polisi menangkap seorang perempuan, Asma Dewi, karena ujaran kebencian.

Polisi juga telah merampungkan berkas perkara Jasriadi dan M Abdullah Harsono sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.


(idh/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed