Keduanya terbawa arus begitu 8 pintu air di bendungan tersebut dibuka. Korban bernama Jupri berhasil diselamatkan dan dibawa ke puskesmas terdekat. Sedangkan Ateng masih dalam pencarian tim SAR dan BPBD Kabupaten Serang.
Dari video yang didapat detikcom, detik-detik kejadian nahas tersebut bermula ketika bendungan baru saja dibuka oleh panitia Festival Bedola Pamarayan sekitar pukul 10.00 WIB. Keduanya terlihat menaiki rakit dari bambu saat bendungan tersebut dibuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panitia pelaksana Festival Bedolan Pamarayan, Hagis Triyuana, saat dihubungi detikcom membenarkan video yang beredar tersebut. Ia mengatakan kedua korban langsung ke bagian tengah bendungan begitu tahu pintu air dibuka. Padahal saat itu pembukaan pintu air menyebabkan arus air menjadi besar.
"Jadi pas pintu (air) dibuka, yang orang dua itu langsung pakai rakit ke tengah," kata Hagis saat dihubungi detikcom, Serang, Jumat (13/10).
Menurutnya, tim pengamanan dari panitia festival kemudian mencari kedua orang tersebut. Satu orang atas nama Jupri berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban lain sampai hari ini belum ditemukan.
"Yang satu selamat, tapi yang satu masih dalam pencarian," katanya.
Pada waktu kejadian, Hagis menambahkan, kondisi masyarakat yang datang waktu itu sedang banyak-banyaknya. Panitia lokal tidak dapat melarang warga yang antusias mencari ikan begitu bendungan Pamarayan dikuras.
(bri/tfq)











































