"Nanti dilihat ini, seberapa besar uang negara yang bisa diselamatkan. Jadi kita jangan lihat ini nya (besarannya) dulu. Kita dari Saber Pungli saja bisa 1078 kasus, belum setahun nih," kata Setyo di kantornya, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).
Lebih jauh disampaikan Setyo, sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian anggaran Densus Tipikor menggunakan sistem at cost. Dengan sistem itu, bilamana ada anggaran yang berlebih bisa dikembalikan lagi ke negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita mau berhasil ya dana itu harus at cost. Pak kapolri mintanya at cost. Kalau at cost hitungannya, setiap kita bergerak kita dibiayai oleh anggaran. Kalau pun nanti sisa kan bisa dikembalikan ke negara. Tapi harus dipertanggungjawabkan," imbuhnya.
Khusus untuk personil Densus Tipikor, selain dari Direktorat Tipikor dan Krimsus yang ada akan ditambah lagi dengan sistem rekrutmen. (nvl/nvl)











































