DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 12:52 WIB

Polisi Tangkap Pencuri Spion Mobil saat Macet di Gambir

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Polisi Tangkap Pencuri Spion Mobil saat Macet di Gambir Pencuri spion mobil di Gambir ditangkap. (Cici Marlina/detikcom)
Jakarta - Arif (20), warga Cilacap, ditangkap polisi karena kedapatan mencuri spion mobil di Gambir, Jakarta Pusat. Arif bersama 4 temannya mencuri spion saat mobil dalam keadaan melaju.

Berdasarkan pantauan detikcom di Mapolsek Gambir, Arif sedang duduk dengan tangan diborgol ke terali oleh polisi. Arif mengaku hanya diajak keempat temannya.

"Yang main bukan saya, saya hanya bawa barang bukti. Saya sama 4 teman," kata Arif saat ditemui di Mapolsek Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (13/10/2017).

Pencuri spion mobil di Gambir ditangkapPencuri spion mobil di Gambir ditangkap. (Cici Marlina/detikcom)

Arif, yang badannya penuh tato, mengaku tinggal di daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat. Dia mencuri spion mobil di Jalan Tomang Raya, Cideng, Gambir, yang berbatasan langsung dengan Jakarta Barat, Jumat (13/10) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Saya ikut mandor di Tanjung Duren kerja di Taman Anggrek. Ngelakuin (curi spion) bareng temen, baru kenal siang kemarin sama yang tiga orang. Satu temen saya, temen nongkrong namanya Erte," jelas Arif.

Menurut Arif, mereka mencuri spion mobil-mobil saat melewati jalan tersebut. Lalu, teman-temannya lari sambil memukul kaca spion.

"Pas mobil lagi jalan. Kami berlima, saya yang bawa barang buktinya di tas gendong. Baru kenal kemarin itu, siang pukul 12.00 WIB, lalu diajak aksi. Saya nggak tahu harganya spion, buat makan saja diajak," ucap Arif.

Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir Kompol Ardiansyah saat dimintai konfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Namun sejauh ini belum ada korban yang melapor.

"Kesulitannya tidak ada korban yang melapor, kita cari, kalau macet memang kita suruh patroli anggota. Dapat itu dia (pelaku). Ngakunya baru kenal, lagi muter-muter ada yang mencurigai, lagi macet-macet, macet parah itu. Kita tanya, kita cari, mana korbannya tidak melapor. Kalau spion jarang. Sementara masih kita amankan pelakunya," ujar Ardiansyah.
(cim/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed