Dibekukan DPP, Kantor PKB Jateng Lengang
Rabu, 25 Mei 2005 15:48 WIB
Semarang - Konflik politik di tubuh PKB daerah memaksa DPP turun tangan. Atas usul DPC-DPC, PKB Jateng dibekukan. Hari ini, kantor partai berlambang bola dunia itu tak ada aktivitas alias lengang.Berdasar pantauan detikcom, sekitar pukul 14.00 WIB situasi Kantor DPW PKB Jateng Jl Raya Karanganyar, Tugu, Semarang, tampak sepi. Tak ada satu pun pengurus atau staf yang terlihat.Pintu gerbang depan terbuka separo, sedangkan pintu masuk kantor terkunci rapat. Di area kantor tampak bendera-bendera dan spanduk sisa kegiatan. Terdapat pula tenda yang tak diketahui fungsinya.Surat pembekuan PKB Jateng memang belum tiba di Semarang. Tapi sebagian besar pengurus sudah tahu soal itu. Bahkan salah satu pengurus yang enggan disebut namanya sudah memegang surat pembekuan itu.Wakil Sekretaris PKB Jateng Ali Anshori membenarkan adanya pembekuan itu. Rencananya, deklarasi pembekuan itu dilakukan Kamis besok. "DPC-DPC akan hadir," katanya ketika dihubungi detikcom melalui ponselnya, Rabu (25/5/2005).Ali menjelaskan, pembekuan itu dilakukan dalam rangka penyelamatan partai. Pasalnya sejak muktamar di Semarang, pengurus PKB Jateng saling menelikung.DPP akan segera membuat care taker yang nantinya akan menggelar Muswil. "Melalui Muswil, pengurus akan merumuskan langkah baru bagi Jateng," terangnya.Sekadar diketahui, pasca muktamar di Semarang, pengurus terbelah menjadi dua kubu. Kubu pertama mengakui hasil muktamar dan mendukung Muhaimin, sedang kubu kedua sebaliknya dan mendukung Alwi - IpulKubu pertama dimotori sejumlah pengurus teras dan DPC-DPC, sedangkan kubu kedua dipimpin langsung ketua Dewan Syuro, ketua Dewan Tanfidz, dan ketua Garda Bangsa Jateng serta sejumlah pengurus lainnya.
(nrl/)











































