DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 09:48 WIB

Siapa Menggoyang Risma?

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Siapa Menggoyang Risma? Risma dan jajarannya dalam acara HUT Jatim. Foto: Zaenal Effendi
Jakarta - Kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di kota pahlawan itu memang telah dibuktikan dengan sederet penghargaan. Kini Risma merasa ada yang menggoyang kinerjanya di tengah isu dirinya akan diusung jadi cagub Jawa Timur.

"Padahal selama ini kita sudah bekerja benar. Namun, masih ada saja pihak-pihak yang ingin memancing. Saya minta teman-teman hati-hati. Jangan sekali-kali salah langkah," ungkap Risma di hadapan jajarannya di Taman Surya Surabaya, Jawa Timur, Kamis (12/10/2017).

Pada kesempatan itu dia memaparkan sejumlah proyek yang tengah digarap Pemkot Surabaya. Lalu dia menekankan kepada jajarannya untuk berhati-hati.

"Tolong hati hati ada orang yang menjebak, banyak yang ingin menghancurkan nama baik kita, jangan tergoda," ujar Risma.

Tentu saja pernyataan Risma ini mengundang tanya. Risma seakan sudah tahu ada pihak yang mencoba menggoyang pemerintahannya.

"Ada indikasi, aku tidak akan ngomong itu, tapi aku tahu," kata Risma setelah ditanya wartawan.

Bisa jadi upaya menggoyang Risma berkaitan dengan kemungkinan dirinya naik ke panggung kontestasi politik di Jawa Timur. Terlebih Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sudah bertemu dengan Risma atas perintah Ketum Megawati Soekarnoputri.

"Aku sudah ngomong kalau tidak ingin nyalon. Kalau ada sesuatu yang terjadi bukan kehendak saya tapi kehendak Allah," tandas Risma menanggapi kaitan itu.

Risma mengaku sudah menolak untuk jadi cagub dan mengatakannya ke Hasto serta Megawati. Dia hanya ingin fokus pada tugasnya sebagai wali kota.

"Aku tidak tahu, aku tidak mau ngomong seperti itu. Yang jelas itu aku tidak kepingin jadi apa, kenapa wong dadi Wali Kota wes uangele koyok ngene (susahnya seperti ini, -red). Teman-teman kan tidak tahu opo sing tak rasakno, opo sing tak kerjakno, nggak tahu kan?" tutur Risma.

Lalu apa sejatinya 'goyangan' yang dikhawatirkan Risma?

"Kemarin ada orang mau kasih ucapan terima kasih (gratifikasi), janganlah seperti itu. saya sampaikan begitu," ungkapnya, "Kalau kemudian ada orang yang nangkap di sebelahnya beda (salah persepsi), dia berpikir. Padahal orangnya maksa mau kasih, kalau tidak terdengar suaranya jelas kan seolah olah menerima, tafsirannya berbeda, apalagi tidak melihat selanjutnya kalau kita tidak menerima. Kan ngeri," papar Risma.

Sejauh ini ada nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa yang sudah mantap ingin jadi cagub Jawa Timur. Nama Risma bisa saja jadi rival kuat bagi kedua orang itu.

Gus Ipul telah mengantongi SK dari PKB, sementara Khofifah baru digadang-gadang oleh NasDem, PPP, Hanura dan Golkar. Sementara itu PDIP sebagai partai yang menaungi Risma baru akan mengumumkan siapa yang akan diusung pada Minggu (15/10).

Apakah upaya menggoyang Risma berkaitan dengan rencana pengumuman PDIP itu?
(bag/tor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed