DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 00:36 WIB

PBB Beri Medali Tanda Jasa ke Peace Maker Indonesia

Elza Astari Retaduari - detikNews
PBB Beri Medali Tanda Jasa ke Peace Maker Indonesia Foto: Dok. Puspen TNI
Jakarta - PBB menganugerahkan Kontingen Garuda United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dengan United Nations (UN) Medal. Pemberian UN Medal merupakan bentuk penghargaan PBB atas partisipasi Kontingen Garuda menjaga perdamaian di wilayah konflik Lebanon.

Upacara penganugerahan dan penyematan UN Medal dipimpin Kepala Misi dan Komandan Angkatan Bersenjata UNIFIL Mayjen Michael Beary dan dilaksanakan di Markas Indobatt UNP 7-1 Adhist AL Qusayr Libanon, Rabu (11/10).

"Kontingen Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari UNIFIL, yang telah menorehkan prestasi selama 11 tahun pengabdiannya kepada UNIFIL sejak 2006. Kontingen Indonesia dengan sangat gigih dan selalu berpedoman kepada mandat dalam menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan," ujar Michael Beary, seperti dikutip detikcom dari rilis Pusat Penerangan TNI, Jumat (13/10/2017).

Kontingen Garuda telah tergabung dalam UNIFIL sejak 15 Desember 2006. Mayjen Michael Beary menggarisbawahi segala kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Kontingen Indonesia menghasilkan kedekatan dengan masyarakat setempat.

"Berbanggalah atas segala kontribusi yang telah membuktikan kepercayaan orang Lebanon Selatan," ungkap dia.

 PBB Beri Medali Tanda Jasa ke Peace Maker IndonesiaFoto: Dok. Puspen TNI


Prajurit Kontingen Garuda yang menerima UN Medal antara lain anggota Satgas FHQSU yang dikepalai Komandan Kontingen Kolonel Infanteri Surya Wibawa S. Milstaff yang dipimpin Kolonel Infanteri Pribadi Jatmiko, Satgas Indobatt dikomandani Letkol Infanteri Yudi Gumilar.

Selanjutnya Satgas MPU dikomandani Letkol Cpm Joni Kuswaryanto, Satgas FPC dikomandani Letkol Infanteri I Made Putra Suartawan, Satgas MCOU dikomandani Mayor Infanteri Rooy Chandra Sihombing, Satgas CIMIC Unit dikomandani Mayor Arh Choirul Huda dan Satgas Hospital Level II dikomandani Mayor Laut (K) Wagiyo.

"Penganugrahan UN Medal adalah sebuah bentuk penghargaan dari UN melalui UNIFIL sebagai refleksi dari kita semua. Dan merupakan simbol, dan pengingat kita pada kontribusi terbaik yang telah dilakukan. baik secara individual maupun kelompok dalam menstabilkan seluruh area operasi UNIFIL," terang Michael Beary.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Lebanon, Achmad Chozin Chumaidy bersama para pejabat UNIFIL hadir dalam upacara penganugerahan ini. Komandan Lebanese Armed Force (LAF) bahkan ikut menyematkan UN Medal ke Kolonel Infanteri Surya Wibawa S, para Dansatgas serta seluruh prajurit Kontingen Garuda UNIFIL 2017.

"Saya yakin kalian akan melanjutkan tugas dengan sangat tekun sampai dengan akhir misi di bulan Desember, dan diserahterimakan dengan Kontingen berikutnya dengan rasa bangga atas pencapaian tugas kalian, seperti moto Kontingen kalian 'No Other Than Peace'," ujar Michael Beary.

 PBB Beri Medali Tanda Jasa ke Peace Maker IndonesiaFoto: Dok. Puspen TNI


Seremoni penganugerahan diakhiri defile pasukan upacara, konvoi kendaraan tempur dan hiburan tari Lancang Kuning asal Riau. Prajurit Kontingen Garuda UNIFIL 2017 juga menghibur para hadirin dengan bela diri militer dan pencak silat.

Tampilan selanjutnya adalah Kolone Senapan yang memperlihatkan gerakan-gerakan indah dalam ketrampilan menggunakan senapan laras panjang. Di ujung acara, Kontingen Garuda mengajak seluruh tamu menari Tari Ja'i asal Flores, NTT.
(aud/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed