"Pada hari ini tim jaksa pada Kejaksaan Negeri Barru dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan telah melaksanakan Putusan Mahkamah Agung Nomor 603K/PID.SUS/2017 terhadap Bupati Barru Andi Idris Syukur," ujar Kepala Kejati Sulsel-Bar Jan S Maringka, kepada detikcom, Kamis (12/10/2017).
Andi di kasus ini divonis pidana selama 4,5 tahun serta denda sebesar Rp 250 juta subsider 8 bulan penjara. Andi terbukti melanggar pasal 12 huruf e UU Tipikor. Eksekusi itu dilakukan malam ini, sekitar pukul 19.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus yang menjerat Terpidana bermula dari perbuatannya selaku Bupati Barru yang telah memaksa PT Bosowa Group yang melakukan investasi membangun pabrik semen di Kabupaten Barru memberikan sebuah kendaraan Mitsubhisi Pajero Sport 2.5D GLX dalam kaitannya dengan pemberian izin explorasi tanah liat dan batu gamping sebagai bahan baku pembuatan semen (portland)," ucapnya.
Jan mengatakan, proses eksekusi berlangsung aman dan lancar. Dia menambahkan, Andi juga kooperatif dalam proses eksekusi.
(rvk/asp)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini