DetikNews
Kamis 12 Oktober 2017, 14:22 WIB

Jokowi Sebut Indonesia Siap Ekspor Pesawat dan Alutsista ke Laos

Danu Damarjati - detikNews
Jokowi Sebut Indonesia Siap Ekspor Pesawat dan Alutsista ke Laos Presiden Jokowi dengan PM Laos Thongloun Sisoulith (Foto: Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia siap membantu Laos dalam hal perdagangan atau keamanan. Jokowi pun menyebut Indonesia siap mengekspor pesawat atau alat utama sistem senjata (alutsista) ke Laos.

Dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Laos Thongloun Sisoulith, Jokowi menyebut kerja sama diprioritaskan di berbagai hal. Khusus untuk bidang pertahanan, Jokowi secara terbuka menawarkan alutsista buatan dalam negeri pada Laos.

"Perdana Menteri Thongloun dan saya telah memfokuskan diskusi untuk memperkuat kerjasama beberapa bidang prioritas, yaitu perdagangan, investasi, pertahanan dan keamanan, serta sosial dan budaya," kata Jokowi usai pertemuan bilateral itu, di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/10/2017).


"Industri strategis Indonesia juga siap menyediakan produk-produk yang berkualitas seperti pesawat dan alat utama sistem pertahanan sesuai yang diperlukan Laos," ujar Jokowi. menambahkan.

Sementara itu, dalam pertemuan tadi ada pula delegasi bisnis dari Laos. Jokowi mengapresiasi keikutsertaan delegasi bisnis Laos.


Indonesia dan Laos juga sama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba. Nota kesepahaman dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) telah diteken oleh Kepala BNN Budi Waseso. Ada pula kerja sama sosial dan budaya hingga pendidikan yang dijajaki.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi Mohamad Nuh juga menandatangani nota kesepahaman di bidangnya.

"Dan saya menyambut baik para pelajar dari Laos yang akan menempuh pendidikan di Indonesia," kata Jokowi.

Di tempat yang sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan Laos memang tertarik dengan alutsista buatan Indonesia. Tak hanya alutsista, menurut pria yang karib disapa Enggar itu menyebut Laos juga tertarik dengan furnitur dan pupuk asal RI.

"(Mereka tertarik) Alutsista. Kemudian juga dengan pupuk dari kita ke sana. Saya ajak furnitur, mereka juga tertarik. Mereka minta kita investasi di sana, nanti barang modal dari sini tapi produksi di sana," tutur Enggar.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan PM Laos membawa 33 pebisnis dalam kunjungan ke Indonesia ini. Laos juga membeli batu bara dari Indonesia dengan nilai yang cukup besar. Adapun dari pihak Indonesia, investor sudah mulai bergerak.

"Investor Indonesia sedang dalam proses investasi, pendirian pabrik pupuk dan kegiatan terkait tambang emas," kata Retno.



(dnu/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed