DetikNews
Kamis 12 Oktober 2017, 13:45 WIB

Ombudsman Apresiasi Polda dan Dinkes DKI Tangani Kasus Bayi Debora

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Ombudsman Apresiasi Polda dan Dinkes DKI Tangani Kasus Bayi Debora Foto: Ombudsman gelar jumpa pers (Adit-detikcom)
Jakarta - Ombudsman melakukan forum mendengar terkait kasus meninggalnya bayi Debora. Dari hasil pertemuannya Ombudsman mengapresiasi progres sementara dari berbagai instansi terkait kasus itu.

"Jadi kami sudah lakukan forum Ombdusman mendengar terkait kasus meninggalnya bayi Debora dan diketahui sudah ada progres-progres dari berbagai instansi yang menanganinya," kata Komisioner Ombudsman Dadan S Suharwijaya kepada wartawan di kantornya, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017).

Dadan menjelaskan, pasca meninggalnya bayi Debora yang diduga karena terhalangnya prosedur administrasi, telah ditangani serius oleh instansi terkait seperti Dinas Kesehatan Jakarta, Polda Metro Jaya dan Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS).

"Dari sisi progress sudah disampaikan dari instansi terkait seperti Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Polda Metro Jaya dan BPRS. Di mana tindak lanjutnya sudah ada pemberian sanksi dan pemidanaan," jelas Dadan.

Untuk sanksi Administrasi, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah memberikan sanksi kepada RS Mitra Keluarga Kalideres untuk merestrukturiasi manajemen rumah sakit. Di mana dinas kesehatan memberikan waktu selama 6 bulan.

"Dari segi sanksi administratif harus ada restrukturisasi dari manajemen rumah sakit dan harus dilakukan upaya pemenuhan SOP baru. Dinas kesehatan memberikan waktu selama 6 bulan dan saat ini sudah berjalan, jika tidak tercapai tentu akan ada sanksi yang lebih berat," papar Dadan.




Sementara untuk pemidanaan, Ombudsman mengapresiasi Polda Metro Jaya yang segera menangani kasus ini dengan serius. Sehingga tidak adanya penundaan atau kasus yang berlarut-larut.

"Untuk proses potensi pidana sudah berjalan di Polda dan telah memasuki tahap penyidikan. Jadi tidak ada penundaan proses hingga berlarut-larut," imbuhnya.

Turut hadir dalam Ombudsman mendengar Asosiasi Rumah Sakit Swasta, Perwakilan Kementerian Kesehatan, KPAI, perwakilan BPJS, serta penyidik dari Polda Metro Jaya.
(adf/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed