"Dedi Priyono dipanggil untuk diminta keterangan atas tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (12/10/2017).
Dedi tampak sudah berada di ruang tunggu KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pukul 09.47 WIB. Lelaki berkacamata ini mengenakan kemeja batik marun dan duduk seorang diri tanpa berinteraksi dengan siapa pun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi juga mengaku pernah diutus Andi bertemu dengan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Sugiharto untuk membicarakan keinginan Andi ikut proyek e-KTP.
Selain Dedi, KPK memanggil Direktur PT Noah Arkindo, Frans Hartono Arief, sebagai saksi. PT Noah Arkindo merupakan salah satu perusahaan distributor pembaca e-KTP dari sub PT LEN Industri. PT LEN Industri sendiri merupakan anggota Konsorsium PNRI, pemenang lelang proyek e-KTP. Sementara itu, 7 rekening PT Noah juga diblokir KPK karena diduga terkait proyek e-KTP.
Dalam sidang e-KTP terdakwa Irman dan Sugiharto dengan saksi ahli dari UI disebutkan PT Noah Arkindo memiliki password untuk mengakses database pemindaian identitas. Padahal seharusnya petugas berwenang saja yang bisa menggunakan password itu. Ini berpotensi data kependudukan bisa saja bocor ke pihak luar. (nif/dhn)











































