Penampungan Terbakar, 23 TKW Tetap ke Arab Saudi

Penampungan Terbakar, 23 TKW Tetap ke Arab Saudi

- detikNews
Rabu, 25 Mei 2005 13:46 WIB
Jakarta - Barak penampungan tenaga kerja wanita (TKW) di Condet, Batu Ampar, Jakarta Timur terbakar. Sebanyak 23 TKW yang berada di penampungan itu selamat. Mereka tetap akan diberangkatkan ke Arab Saudi dalam waktu dekat. Barak penampungan TKW yang terbakar itu adalah milik PT Adi Mitra Selaras Internasional (AMSI). Barak ini terbakar sekitar pukul 11.10 WIB, Rabu (25/5/2005). Pemantauan detikcom, empat barak yang berada di Jl. Condet Raya nomor 29 itu, semuanya terbakar. Namun, dari empat barak tersebut, hanya satu barak yang benar-benar hancur seratus persen. Tiga barak yang bercat kuning lainnya masih tetap kokoh berdiri, meski di beberapa bagian tampak hangus. Barak TKW PT AMSI ini berkapasitas 400 tempat tidur. Namun, saat kebakaran, hanya ada 23 TKW yang berada di dalam barak itu. Mereka selamat dari amukan api dan saat ini diungsikan di di Balai Latihan Kerja PT AMSI, yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Nova, salah karyawan PT AMSI mengaku, para TKW yang diinapkan di barak tersebut sudah bersiap untuk diberangkatkan ke Arab Saudi. Sebenarnya, PT AMSI mengirim 90 TKW ke Arab Saudi. "67 orang sudah dikirim ke sana, 23 orang lainnya masih menunggu persyaratan administrasi," kata Nova. Salah seorang pegawai PT AMSI Alwi Al Jufri mengatakan, meski barak penampungan terbakar, bukan berarti para TKW yang tersisa itu batal diberangkatkan ke Arab Saudi. "Mereka akan tetap berangkat," kata dia. Sampai pukul 12.30 WIB, warga sekitar masih berada di lokasi kebakaran. Polisi juga masih berjaga. Namun, lokasi kebakaran belum tampak dipasangi police line.Belum diketahui secara pasti sumber kebakaran tersebut. Seorang anggota polisi dari Polsek Kramatjati mengatakan, kebakaran terjadi karena korsleting listrik di barak penampungan itu. Namun, menurut Nova, api berasal dari rumah warga yang terletak berdampingan dengan barak. "Semula, ada atap warga terbakar. Kemudian api menyambar kusen jendela barak," kata Nova. Sekretaris PT AMSI Nazima Gazi menyatakan, sebenarnya pihaknya sudah berupaya memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran yang tersedia di barak. "Tapi, tidak bisa, karena api cepat membesar. Tim pemadam kebakaran baru sampai setengah jam kemudian," kata Nazima. Sementara itu, seusai memadamkan api, petugas pemadam kebakaran melalui pengeras suara meminta maaf kepada PT AMSI dan warga akibat keterlambatan mereka datang ke lokasi. Selain jalanan yang macet, mereka terlambat ke lokasi karena ada kesalahpahaman dengan tim pemadam kebakaran dari wilayah lain. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads