DetikNews
Kamis 12 Oktober 2017, 10:03 WIB

MK-MA: Menang di Praperadilan Tetap Bisa Jadi Tersangka Lagi

Andi Saputra - detikNews
MK-MA: Menang di Praperadilan Tetap Bisa Jadi Tersangka Lagi Ketua MK Prof Dr Arief Hidayat (ari/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) kompak bila orang yang menang di praperadilan bisa jadi tersangka lagi. Sebab, praperadilan belum mengadili materi perkara pidananya, apakah benar atau salah.

Dalam catatan detikcom, Kamis (12/10/2017), pendapat MK itu disampaikan dalam putusan saat mengadili permohonan Anthony Chandra Kartawiria. Anthony merupakan tersangka kasus Mobile 8, sempat menang di praperadilan, dan ditersangkakan lagi oleh Kejaksaan Agung. MK menyatakan penetapan tersangka lagi merupakan perbuatan yang sah. MK menegaskan penyidik bisa saja tetap menggunakan alat bukti sebelumnya dengan catatan memperbaiki secara substansial.

"Meskipun alat bukti tersebut tidak baru dan masih berkaitan dengan perkara sebelumnya, akan tetapi adalah alat bukti yang telah disempurnakan secara substansial dan tidak bersifat formalitas semata sehingga pada dasarnya alat bukti dimaksud telah menjadi alat bukti baru yang berbeda dengan alat bukti sebelumnya," kata ketua majelis MK Arief Hidayat pada Selasa (10/10) kemarin.

Adapun sikap MA ditetapkan dalam Peraturan MA Nomor 4/2016. Menurut ketentuan Pasal 2 ayat 3 menegaskan bahwa putusan praperadilan mengabulkan permohonan tentang tidak sahnya penetapan tersangka. Oleh sebab itu, KPK bisa menetapkan kembali Novanto menjadi tersangka.

"Esensi praperadilan hanya menentukan keabsahan penetapan tersangka, dan tidak menghilangkan perbuatan pidananya itu sendiri," kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah.

Oleh sebab itu, penyidik bisa membuat tersangka baru.

"Tidak menggugurkan kewenangan Penyidik untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka lagi setelah memenuhi paling sedikit dua alat bukti baru yang sah, berbeda dengan alat bukti sebelumnya yang berkaitan dengan materi perkara," ujar Abdullah.
(asp/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed