DetikNews
Kamis 12 Oktober 2017, 09:02 WIB

Gatot Brajamusti Hadapi Sidang Kasus Pencabulan

Yulida Medistiara - detikNews
Gatot Brajamusti Hadapi Sidang Kasus Pencabulan
Jakarta - Gatot Brajamusti alias Aa Gatot akan menghadapi sidang kasus pencabulan hari ini. Sidang perdana tersebut diagendakan pembacaan dakwaan oleh jaksa.

"Iya besok (12/10) kemungkinan jam 13.00 WIB (hari ini-red)," ujar pengacara Aa Gatot, Ahmad Rifai, saat dihubungi detikcom, Rabu (11/10/2017) malam.

Ia mengatakan Gatot akan dihadirkan sama seperti pada saat sidang kasus kepemilikan satwa liar yang dilindungi dan kepemilikan senpi pada Selasa (10/10) kemarin.

"Iya dihadirkan sama seperti kemarin," ujarnya.

Aa Gatot didakwa melanggar Pasal 81 ayat 2 atau Pasal 81 ayat 1 UU Perlindungan Anak. Dia diancam 15 tahun hukuman.

Seperti diketahui Kejari Jakarta Selatan sebelumnya menerima berkas tahap kedua Gatot sebanyak 3 berkas yang terpisah. Ketiga berkas itu terkait kepemilikan satwa liar, perlindungan anak (pencabulan), dan kepemilikan senpi dan amunisi. Ketiga berkas itu disidang secara terpisah.

Dalam kasus ini Gatot dilaporkan seorang perempuan berinisial CTP (26) atas dugaan kasus pemerkosaan. CTP membongkar kedok Gatot, yang disebut sebagai gurunya.

Dia menyebut Gatot kerap melakukan ritual nyabu, yang disebutnya 'aspat'. CTP juga mengungkap adanya ritual seks yang dilakukan Gatot dengan dalih untuk transformasi oksigen bagi jin yang ada di tubuh Gatot. Ritual sabu dan ritual seks itu dilakukan Gatot di padepokannya, yang berlokasi di Sukabumi, Jawa Barat.

CTP mengaku beberapa kali berhubungan badan dengan Gatot dan ada juga perempuan lainnya yang disebut CTP seorang artis. CTP mengaku berhubungan badan dengan Gatot itu terjadi selama bertahun-tahun hingga dirinya hamil dua kali. Saat berusia 20 tahun, CTP hamil dan diminta Gatot menggugurkan. Kemudian pada 2011, CTP hamil lagi dan melahirkan pada 2012. Kini putra CTP telah berusia 4 tahun.

Sebelumnya diberitakan, Gatot divonis 8 tahun penjara atas kasus kepemilikan sabu dan dihukum di PN Mataram. Kemudian Gatot dibawa ke Cipinang untuk menjalani hukuman 8 tahun sambil menunggu sidang ketiga kasus tersebut.
(yld/asp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed