DetikNews
Rabu 11 Oktober 2017, 17:02 WIB

Polisi Pelajari Pernyataan Donal Fariz Lewat Copy Tayang KompasTV

Mei Amelia R - detikNews
Polisi Pelajari Pernyataan Donal Fariz Lewat Copy Tayang KompasTV Aiman di Polda Metro (Amel/detikcom)
Jakarta - Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya meminta copy tayang wawancara aktivis ICW Donal Fariz dalam tayangan program 'Aiman' di KompasTV. Melalui copy tayang tersebut, polisi akan mempelajari pernyataan Donal yang berujung pelaporan oleh Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Aris Budiman.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan bahwa penyidik telah meminta copy tayang program tersebut kepada pihak redaksi KompasTV.

"Iya pastilah itu," kata Argo kepada detikcom, Rabu (11/10/2017).

Argo mengatakan permasalahan yang dilaporkan mantan Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya itu memang bermula dari wawancara Donal dalam program 'Aiman'. Karena itu, polisi membutuhkan salinan tayangan tersebut sebagai barang bukti.

"Yang dipermasalahkan kan itu, pernyataannya di program itu, ya untuk bukti tho yo," lanjut Argo.





Barang bukti salinan tayang itu akan dipelajari polisi, apakah ada pernyataan dari Donal yang menyinggung soal Aris Budiman. Untuk diketahui, Donal saat itu menjadi narasumber dalam program 'Aiman' di KompasTV dengan topik terkait kasus e-KTP.

"Kita kan tanya sama KompasTV, apakah benar program itu. Iya (lewat copy tayang) kita cek ucapannya (Donal) seperti apa, benar nggak, apa ada dalam tayangan itu," tandas Argo.

Sebelumnya, presenter KompasTV Aiman Witjaksono mengatakan penyidik meminta copy tayang tersebut. Pihaknya telah menyerahkan salinan tersebut kepada penyidik dalam pemeriksaan siang tadi.

"Kami sudah siapkan juga agar penyidik bisa melihat tayangan lengkapnya. Sudah (diserahkan ke penyidik) tadi," kata Aiman.

Aiman juga mengatakan, saat wawancara, Donal tidak pernah menyebutkan nama-nama penyidik KPK yang menemui anggota Dewan terkait kasus suap e-KTP.

"Tidak ada sama sekali. Hanya disebutkan ada 7 penyidik, termasuk salah satu direktur di KPK yang disebutkan di persidangan menemui anggota DPR, itu disebutkan oleh Miryam," ucap Aiman.
(mei/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed