"Jadi begini, saya tidak menggunakan handphone saya untuk nge-twit. Jadi saya WA ke admin, lalu admin nge-twit. Saya memang pakai admin semuanya. Jadi di BAP disebutkan bahwa semuanya pakai admin. IG Stories, Instagram, Facebook, termasuk artis-artis RCM itu semuanya pakai admin," kata Dhani setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Selasa (10/10/2017).
"Itu ide (dua cuitan) admin. Kita punya tim kan ada tiga orang, termasuk saya," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu memang (satu cuitan) saya yang memerintahkan langsung," tuturnya.
Dhani juga mengaku tak berkeberatan dengan dua cuitan yang disampaikan oleh admin tanpa sepengetahuan dirinya. Sebab, bagi Dhani, apa yang disampaikan oleh admin Twitter itu tak melanggar norma-norma hukum.
"Nggak. Menurut saya, apa yang di-twit-kan nggak ada yang melanggar norma-norma hukum. Cuma memang bukan saya yang nge-twit. Menurut saya pribadi nggak melanggar hukum, makanya saya juga nggak memarahi atau menegur admin saya. Atau bahkan melarang. Karena menurut saya tidak melanggar hukum," jelasnya.
Sementara itu, Dhani telah menggunakan jasa admin untuk seluruh akun media sosialnya sejak 2014. Admin tersebut mendapatkan gaji layaknya pekerjaan lain.
"Sejak 2014, sejak pilpres. Ya, digajilah," tuturnya. (knv/fdn)











































