"Karena sekarang kita sedang menghadapi perppu di MK, kita membutuhkan ahli-ahli dari NU yang menjelaskan bagaimana perppu ini harus didukung karena dia mengamankan Pancasila dan NKRI," ujar koordinator FAPP, I Wayan Sudirta, seusai pertemuan di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).
Sudirta mengatakan NU berperan penting menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI. Persatuan di masyarakat, menurutnya, harus tetap dijaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) menemui Ketum PBNU Said Aqil Siroj. (Zunita Amalia Putri/detikcom) |
Dalam menghadapi sidang Perppu Ormas, sambung Sudirta, FAPP memerlukan 5 ahli. Keterangan ahli diperlukan dalam sidang gugatan atas Perppu Ormas yang diterbitkan pemerintah pada 12 Juli 2017.
Sementara itu, Said Aqil menegaskan NU tetap dalam posisi mendukung Perppu Ormas. Pancasila, menurutnya, tidak boleh lagi dipertentangkan.
"Menurut saya, sudah tidak boleh lagi didiskusikan bahwa Pancasila apa? Bener apa tidak? Tangkaplah orang seperti itu. (Yang) boleh itu kalau implementasi Pancasila mendalami, menghayati bikin-bikin konsep seperti apa budaya Pancasila, seperti apa demokrasi Pancasila, seperti apa yang harus dilakukan," tutur Said Aqil. (fdn/dha)












































Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) menemui Ketum PBNU Said Aqil Siroj. (Zunita Amalia Putri/detikcom)