DetikNews
Selasa 10 Oktober 2017, 11:45 WIB

5 Ribu Amunisi SAGL Brimob Dipindahkan ke Gudang Mabes TNI

Samsdhuha Wildansyah - detikNews
5 Ribu Amunisi SAGL Brimob Dipindahkan ke Gudang Mabes TNI Senjata Stand-alone Grenade Launcher (SAGL) yang diimpor Polri. (Audrey/detikcom)
Jakarta - Sebanyak 5.932 amunisi Stand-alone Grenade Launcher (SAGL) yang dipesan Korps Brimob Polri sudah dipindahkan ke gudang amunisi Mabes TNI. Penitipan amunisi sudah disepakati dalam pertemuan dengan Menko Polhukam beberapa waktu lalu.

"Tadi malam amunisi tersebut sudah dipindahkan ke gudang amunisi Mabes TNI sesuai dengan katalog yang menyertai (yakni) sejumlah 5.932 butir amunisi dalam 71 koli yang disertai katalog," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto kepada wartawan di Taman Ismail Marzuki, Jl Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

Baca juga: Senjata SAGL Brimob Bisa Diambil, Amunisi Tajam Titip di Mabes TNI

Wuryanto menegaskan hanya amunisi yang dititipkan ke Mabes TNI. Sedangkan senjata SAGL, menurut dia, sudah diambil pihak Polri dari kargo Unex Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

"Senjatanya masih bisa digunakan polisi. Senjata itu, selain bisa digunakan dengan peluru tajam, juga untuk granat asap dan gas air mata," sambungnya.

 Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto memberi keterangan mengenai pemindahan amunisi SAGL ke gudang Mabes TNI, Selasa (10/10/2017) Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto memberi keterangan mengenai pemindahan amunisi SAGL ke gudang Mabes TNI, Selasa (10/10/2017) Foto: Samsdhuha Wildansyah/detikcom


Keputusan menitipkan amunisi peluru tajam diambil dalam rapat di Kemenko Polhukam pada Jumat (6/10), yang dipimpin Wiranto. Senjata itu bisa dikeluarkan dengan catatan amunisi tajam yang dipesan bersamaan dititipkan ke Mabes TNI.

Keputusan penitipan amunisi itu disepakati dalam pertemuan yang juga dihadiri Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Dirjen Bea-Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi.

Terkait SAGL, Korps Brimob Polri mengimpor SAGL kaliber 40x46 mm serta peluru amunisi 40 mm, 40x46 mm Round RLV-HEFJ dengan fragmentasi lontaran granat berdaya ledak tinggi sebanyak 5.932 butir.

[Gambas:Video 20detik]


(fdn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed