DetikNews
Selasa 10 Oktober 2017, 09:39 WIB

Semrawut Ojek Pangkalan dan Online yang Mangkal di Trotoar Cikini

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Semrawut Ojek Pangkalan dan Online yang Mangkal di Trotoar Cikini Foto: Ojek online semrawut di Cikini (Cici-detikcom)
Jakarta - Kondisi sekitar stasiun Cikini setiap pagi terlihat semrawut karena keberadaan ojek pangkalan maupun ojek online yang kerap mangkal. Hal ini karena ojek-ojek tersebut saling menunggu penumpang di trotoar maupun bahu jalan.

Pantauan detikcom di Jalan Pengangsaan Barat, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/12), sekitar pukul 09.23 WIB, kondisi semrawut ini terjadi. Di Jalan Pegangsaan Barat dari ujung jalan stasiun hingga depan gedung DPP Golkar, banyak ojek online berdiam diri sekedar untuk menunggu penumpang ataupun istirahat.

Hal yang sama terjadi di tikungan putar arah menuju Jalan Pegangsaan Timur. Kondisi semrawut disebabkan oleh ojek pangkalan yang berebut penumpang hingga menutupi jalan putaran.

Semrawut Ojek Pangkalan dan Online yang Mangkal di Trotoar CikiniFoto: Ojek online semrawut di Cikini (Cici-detikcom)


Bahkan, saat kendaraan lain yang hendak memutar arah menyalahkan klakson, para ojek pangkalan berteriak. "Berisik, berisik," kata seorang pengendara ojek pangkalan.

Sisi Jalan Pegangsaan Timur, ojek online juga menjamur di sisi trotoar dari tikungan putar arah hingga ke depan gedung Universitas Bung Karno. Selain itu adapula barisan bajaj yang memakan bahu jalan hingga 3 baris bajaj.

Seorang penumpang Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang turun di Stasiun Cikini, Mega mengatakan dirinya merasa terganggu akan kehadiran ojek pangkalan maupun ojek online. Ia berharap situasi ini bisa menjadi lebih aman.

"Terganggu, iya teriak-teriak kalau ojek pangkalan. Pengennya ya lebih tertib aja, jangan teriak-teriak kan berisik. Kalau ojek online paling di trotoarnya sih," jelas Mega saat ditemui di lokasi.

Sedangkan pengendara ojek online Andri Maulana mengatakan dirinya tidak mempunyai tempat bila bukan menunggu di trotoar dan bahu jalan. Ia mengatakan jika Dishub maupun Satpol PP menertibkan trotoar di sekitar Stasiun Cikini, ojek online lah yang selalu kena.

"Satu nggak ada tempat, ojek pangkalan sama ojek online mangkalnya di jalanan. Tapi ojek pangkalan di sana belokan, tapi di diamkan saja sama petugas. Kami aja di angkut sama dishub," protes Andri saat ditemui di lokasi.
(cim/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed