Laporan dari Brussel

JK: Pimpinan Golkar Harus Bersih, Jangan Timbulkan Isu Korupsi

Rina Atriana - detikNews
Senin, 09 Okt 2017 17:54 WIB
Wapres Jusuf Kalla yang juga mantan Ketum Golkar bicara tentang kepemimpinan partai tersebut. (Dok. Setwapres)
Brussel - Mantan Ketum Golkar Jusuf Kalla angkat bicara soal sosok yang tepat memimpin partai berlambang beringin itu. Menurut JK, pimpinan Golkar harus bebas dari isu korupsi.

"Karena partai itu kan sangat tergantung kepada konstituen. Kalau konstituennya itu kalau dia memilih berdasarkan alasan-alasan yang ada. Karena itu, pimpinan Golkar harus baik, bersih. Jangan timbulkan gonjang-ganjing, soal korupsi, macam-macam," ujar JK di sela kunjungan kerjanya ke Belgia saat ditemui di The Hotel Waterloolaan, Brussel, Senin (9/10/2017).

JK, yang kini menjabat Wapres RI, menilai pimpinan partai akan berpengaruh pada kemungkinannya dipilih masyarakat. Pandangan dari masyarakat akan menentukan maju atau tidaknya partai politik.

"Hampir semua, pimpinan Golkar di mana pun ingin Golkar maju. Kalau maju dibutuhkan suatu penilaian, image masyarakat yang baik. Kalau image yang baik tentu ingin pimpinan yang baik," tutur JK.

Menurut dia, Pemilu 2019 sudah dekat dan Golkar harus mempersiapkan dengan baik. Tetapi masih ada cukup waktu untuk Golkar jika ingin memperbaiki pandangan masyarakat.

"Pemilihan nanti kan 2019. Yang untuk 2019 jadi masih cukup waktu untuk memperbaiki image itu, ada dua tahun lagi," kata JK. (rna/bag)