Istri Nazaruddin Kembali Bantah Ikut Nikmati Dana Taktis KPU
Selasa, 24 Mei 2005 15:00 WIB
Jakarta -
Istri Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin, Nurnida, kembali membantah ikut menikmati dana taktis KPU. Nurnida bahkan mengaku tidak tahu soal dana yang dikumpulkan KPU dari para rekanan pengadaaan logistik pemilu itu."Dana apaan sih, saya sendiri tidak tahu," katanya ketika ditemui wartawan sebelum menjenguk suaminya yang sedang ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Selasa (24/5/2005).Setelah itu Nurnida langsung masuk ke dalam rutan didampingi putrinya, Amalia, dan beberapa anggota keluarga serta kerabat lainnya. Nurnida menjenguk suaminya selama dua jam lebih, yakni dari pukul 11.40 WIB sampai 14.05 WIB. Wartawan, yang tak puas dengan jawaban pendek Nurnida, menungguinya hingga ia selesai menjenguk suaminya. Namun jawaban Nurnida tetap sama, yakni membantah dengan kalimat pendek-pendek. "O, nggak itu. Nggak ada kayak gitu-gituan," tukasnya ketika ditanya tentang informasi ia dan suaminya menggunakan dana dari rekanan KPU untuk berangkat ke Australia. Keduanya ke Australia untuk menghadiri penganugerahan gelar kehormatan Nazaruddin dari Monash University.Nurnida juga membantah acara syukuran Nazaruddin di KPU atas penganugerahan gelar kehormatan dari Monash University itu dibiayai dengan dana taktis KPU. "Nggak juga. Ya, ampun. Orang kita disyukurin dengan orang lain. Tanya saja sama dia," tukasnya.Dia itu siapa? Kejar wartawan. "Kantor kan yang ngadain," jawab Nurnida tanpa menjelaskan apa yang dimaksud dengan kantor.Kalau yang dimaksud kantor itu KPU, berarti?
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































