DetikNews
Senin 09 Oktober 2017, 15:52 WIB

Polisi Tilang Siswa di Purwokerto yang Pakai Motor Pelat 'Thailand'

Mei Amelia R - detikNews
Polisi Tilang Siswa di Purwokerto yang Pakai Motor Pelat Thailand Foto: Pelajar pakai motor berpelat Thailand (Istimewa)
Jakarta - Tiga orang pelajar berboncengan motor di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah menjadi sorotan netizen setelah videonya viral di media sosial. Salah satu motor disoroti karena pelatnya menggunakan huruf Thailand, sementara satu lainnya tidak berpelat.

Video tersebut diambil oleh seorang netizen bernama Dimas Prasetyahani. Dimas mengupload video tersebut lewat akun Instagramnya dimas_prasetyahani, pada Sabtu (7/10) lalu.

Dalam video tersebut, tampak tiga pelajar berseragam pramuka berboncengan dua motor. Salah satu motor menggunakan pelat nomor yang tidak sesuai spesifikasi, di mana pelatnya berwarna merah dengan nomor 999 dan tambahan huruf sejenis huruf Thailand.

Sedangkan satu motor lagi, tidak mengenakan pelat nomor pada bagian belakang motor. Kejadian ini direkam Dimas di sebuah perempatan jalan Simpang 4 Aston, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.

Setelah munculnya video yang viral itu, Polres Banyumas melakukan penelusuran. Polisi akhirnya menemukan alamat sekolah pelajar yang menumpang motor berpelat modifikasi tersebut.

"Kami pelajari dari foto yang viral di media sosial itu, kemudian kami cek lokasi itu ada di sebuah perempatan," jelas Kapolres Banyumas AKBP Bambang S Yudhantara kepada detikcom, Senin (9/10/2017).

Dari situ, polisi menelusuri sekolah-sekolah yang dilalui jalur perempatan tersebut. Hingga akhirnya, polisi menemukan pelajar tersebut bersekolah di SMK Ksatrian, Purwokerto.

"Kami telusuri sekolah di jalur tersebut, kami datangi dan tanyakan kepada guru dan siswa sekolah tersebut. Dua-duanya kita telusuri," imbuhnya.

Polisi kemudian menyita motor tersebut dari dua siswi kelas 10 itu. Karena motor tersebut kepemilikannya adalah milik orang tua siswi itu, sehingga polisi kemudian mendatangi kedua orang tua kedua siswi tersebut.

"Kami datangi rumah orang tuanya dan memberikan tilang atas pelanggaran tersebut," lanjutnya.

Di sisi lain, polisi juga mengimbau kepada orang tua pemilik motor untuk menggunakan pelat nomor kendaraan yang sesuai dengan ketentuan. Polisi juga mengimbau kepada orang tua keduanya untuk tidak memberikan motor kepada anaknya yang masih di bawah umur karena membahayakan keselamatan.


(mei/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed