KPK Atur Strategi untuk Jerat Novanto Lagi

KPK Atur Strategi untuk Jerat Novanto Lagi

Mochammad Zhacky Kusumo - detikNews
Senin, 09 Okt 2017 12:23 WIB
KPK Atur Strategi untuk Jerat Novanto Lagi
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - KPK tengah mengatur strategi untuk kembali menjerat Setya Novanto dalam kasus e-KTP. Salah satu strateginya adalah menganalisis informasi dari FBI yang menyebutkan pemberian sejumlah uang dari Johannes Marliem ke Novanto.

"Apakah (informasi FBI) bisa dikapitalisasi? Bagaimana kemudian kita mengembangkan kasus ini? Ya nanti pelan-pelanlah kita pelajari. Tapi kita nggak mau kalah kali," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Hotel Four Points, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (9/10/2017).

Namun Saut mengatakan kali ini KPK harus sedikit tenang dalam menghadapi Novanto. "Ya itu dong (Novanto bisa tersangka lagi), kita kan digaji untuk itu, ya nggak? Cuma harus pelan-pelan, tenang, karena kita harus prudent betul," Saut menambahkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, dalam sebuah pemberitaan media luar negeri disebutkan ada pemberian uang sebesar USD 700 ribu dari Johannes kepada Novanto. Ada juga pemberian jam tangan merek Richard Mille seharga USD 135 ribu dari Johannes kepada Novanto.

Dalam dokumen gugatan terkait Johannes, agen khusus FBI Jonathan Holden menyatakan Marliem mengakui memberikan sejumlah uang dan benda lain kepada pejabat di Indonesia terkait lelang e-KTP pada 2011. Keterangan itu didapatkan Holden dari pemeriksaan terhadap Johannes pada Agustus 2017.

Johannes, menurut pengakuan Agen Holden, mengungkap soal pemberian jam tangan Richard Mille kepada Novanto senilai USD 135 ribu (sekitar Rp 1,8 miliar). Jam tangan tersebut diberi Johannes di Beverly Hills.

Namun pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, membantah keterangan Agen Holden yang menyebut Johannes memberikan jam tangan Richard Mille senilai USD 135 ribu (sekitar Rp 1,8 miliar) kepada Novanto.

"Itu berita yang bersifat untuk penghasutan dan sesuatu tidak masuk akal. Selama saya sama beliau (Setya Novanto), saya belum pernah lihat beliau pakai jam tangan Richard Mille. Malah saya punya dan itu bukan barang yang istimewa. Saya rasa hampir semua anggota Dewan punya. Harganya memang mahal, tapi itu menurut orang tertentu kan," ujar Fredrich saat dihubungi detikcom, Rabu (4/10).

[Gambas:Video 20detik]

(dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads