DetikNews
Senin 09 Oktober 2017, 08:48 WIB

Tangani Masalah Perkotaan, Tangerang Punya Kampung Iklim dan Pemuda

Suci Rizqi Lestari - detikNews
Tangani Masalah Perkotaan, Tangerang Punya Kampung Iklim dan Pemuda Arief saat memberikan arahan di depan 995 Ketua RW se-Kota Tangerang.Foto: Dok Pemkot Tangerang
Jakarta - Beberapa pekerjaan rumah kota-kota besar di Indonesia meliputi banjir, kemacetan, pengelolaan sampah, dan pengangguran. Persoalan tersebut pun turut dirasakan oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Dalam menangani persoalan perkotaan tersebut, Pemkot Tangerang melibatkan peranan masyarakat, khususnya rukun warga (RW). Sebagai organisasi yang mewakili komunitas di masyarakat, RW berperan penting untuk ikut menyelesaikan persoalan perkotaan.

Di dasari oleh hal tersebut, Pemkot Tangerang menjadikan ketua RW sebagai pelopor penuntasan masalah lingkungan dan pengangguran lewat program Kampung Iklim Bebas Banjir dan Kampung Pemuda Mandiri.

"Solusi yang ditawarkan pemerintah tidak akan pernah berhasil tanpa peran RW, RT, ulama dan masyarakat," ujar Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah dalam keterangan tertulis, Senin (9/10/2017).

Arief mengatakan itu saat memberikan arahan di depan 995 Ketua RW se-Kota Tangerang. Para ketua RW itu mengikuti sosialisasi Kampung Iklim dan Kampung Pemuda Mandiri di Ruang Al Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu (8/10).

"Maka dengan peran serta RW, tokoh masyarakat dan juga ulama yang ada di sekitar kita seberat apa pun tantangan yang ada, kita bisa menjadikan kota ini sebagai kota yang maju dan sejahtera," imbuhnya.

Inspirasi Kampung Iklim Bebas Banjir datang dari berbagai laporan yang disampaikan oleh masyarakat. Dalam laporan itu, banyak disampaikan bahwa genangan air mulai muncul setiap kali hujan turun.

"Banyak laporan masyarakat terkait genangan dan teman-teman LH merancang adanya kampung iklim. Makanya kita undang semua RW supaya program ini menjadi bagian dari solusi masyarakat dari tiap kampung dengan meningkatkan peran serta masyarakat," terangnya.

"Dan berkaca pada kampung Glintung di Malang, hal tersebut bisa dilakukan dengan semangat gotong royong di kalangan masyarakat dan itulah yang akan kita lakukan membangun kemandirian masyarakat," ujar Wali Kota pada acara yang juga menghadirkan narasumber Bambang Irianto.

Sekadar informasi, Ir. Bambang Irianto merupakan Ketua RW 23 Kampung Glintung Malang yang telah berhasil membangun Glintung sebagai kampung percontohan di Indonesia. Bambang juga masuk 72 Ikon Tokoh Inspiratif karena telah berhasil merubah image Kampung Glintung yang dahulu sering banjir dan rawan aksi kriminalitas menjadi kampung hijau yang tidak hanya asri.

Kampung Glintung juga menjadi Kampung Wisata yang mendatangkan berkah bagi masyarakatnya, bahkan kabarnya kas di RW 23 tersebut mencapai Rp 1 miliar.

Arief menyampaikan bila program Kampung Iklim Bebas Banjir akan diterapkan secara bertahap. Nantinya juga akan dilakukan pendampingan dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, dan juga PU.

"Nanti dilaksanakan di setiap RW secara bertahap, ini penting karena ini juga berimplikasi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat," jelasnya.

"Dan ada juga pendampingan dari dinas teknis namun sifatnya workshop pelatihan langsung. Karena kita butuh langkah nyata bukan sekedar wacana," sambungnya.

"Termasuk yang Kampung Pemuda Mandiri dari pada nganggur dan jadi masalah kita dorong mereka untuk menjadi wirausahawan dengan memanfaatkan teknologi informasi, sehingga bisa menghasilkan dan mandiri," tutup Arief.
(ega/ega)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed