"Perdamaian itu tak bisa dipaksakan tapi harus ditumbuhkan. Karakter senang damai harus ditumbuhkembangkan dari lingkup keluarga. Perempuan yang mengisi, ibu-ibu," kata Jokowi di Sumenep seperti keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Setpres, Minggu (8/10/2017).
Foto: Kris - Biro Pers Setpres |
Jokowi percaya bahwa perempuan atau ibu-ibu adalah yang paling berperan dalam menumbuhkan pesan damai dalam keluarga. Dia juga mengingatkan, Indonesia adalah negara besar yang harus dijaga perdamaiannya.
"Ini anugerah Allah, sudah menjadi hukum dari Allah. Sudah menjadi takdir Allah kepada negara kita Indonesia. Oleh sebab iu marilah kita jaga bersama persaudaraan kita, kita jaga Ukhuwah Islamiyah kita, kita jaga Ukhuwah Wathoniyah kita, kita jaga Ukhuwah Basariah kita, dalam scope yang lebih besar," tutur Jokowi.
Menurut dia, rasa senang damai itu harus diperluas ke lingkup kelurahan, kecamatan, hingga provinsi dan nasional. Sehingga masyarakat Indonesia benar-benar bisa hidup dengan damai berdampingan.
Jokowi juga bagi-bagi sepeda dalam acara tersebut. Foto: Kris - Biro Pers Setpres |
Hadir pula dalam acara tersebut Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Pimpinan Pondok Pesantren Annuqayah KH Abdul A'la, Direktur Wahid Foundation Yenny Zannuba Wahid, serta KH Abdul Muqsit Idris. (bag/idh)












































Foto: Kris - Biro Pers Setpres
Jokowi juga bagi-bagi sepeda dalam acara tersebut. Foto: Kris - Biro Pers Setpres