DetikNews
Minggu 08 Oktober 2017, 08:59 WIB

Dituding Bikin Video Seks di Jakarta, David Bond: 100% Bohong

Danu Damarjati - detikNews
Dituding Bikin Video Seks di Jakarta, David Bond: 100% Bohong Screenshot akun YouTube David Bond
Jakarta - Vlogger David Bond dituding sebagai turis seks yang berkeliling Asia untuk merekam aktivitas mesum bersama perempuan. Namun David Bond membantah tudingan itu.

"Itu 100 persen bohong," kata akun Facebook David Hunter kepada detikcom, Minggu (8/10/2017).

David Hunter adalah satu dari dua pengurus grup Facebook 'David Bond'. Selain dia, ada satu akun lagi bernama David Wong. David Hunter mengaku dialah orang yang bernama David Hunter itu.

"Saya David Bond," kata David Hunter.

Video-video hasil petualangannya diunggah di akun YouTube bernama David Bond. Di situ terdapat video-video dengan sampul yang rata-rata menampilkan perempuan-perempuan Asia, dari berbagai negara, lengkap dengan sorotan terhadap tubuh perempuan.

Ada pula adegan-adegan yang menampilkan David sedang tiduran bersama perempuan. Di adegan lain, Bond sedang berciuman dengan perempuan saat berada di sebuah kendaraan saat menjelajah Thailand, atau sedang pangku-pangkuan bersama perempuan di depan layar permainan komputer. Terlalu vulgar untuk dilihat semua level umur.

Ada menu 'watch uncensored clips' di akun YouTube David Bond. Begitu diklik, browser akan mengarah ke situs davidbondvideos.com. Namun situs itu tak bisa diakses dan hanya memberi keterangan 'Down for maintenance, website will be online soon', alias sedang dalam perbaikan.

Yang kini menjadi kontroversi di ranah media sosial, David Bond sudah sampai di Jakarta Indonesia. Video terbarunya yang mengambil latar di Jakarta juga sudah dia unggah, judulnya 'Meeting Locals and Buying Boxers In Jakarta'. Sampul videonya bergambar foto bersama anak-anak kecil Ibu Kota. Video berdurasi delapan menit itu diunggah pada 3 Oktober lalu.
Dituding Bikin Video Seks, Vlogger David Bond: 100 Persen Bohong`    Foto: Screenshot akun YouTube David Bond

David Bond menyangkal bahwa dirinya pernah mengunggah video seks dari aktivitas menjelajah Asia. Menurutnya isu itu hanyalah kebohongan yang dibikin kaum pembenci dirinya (haters).

"Orang-orang membaca berita yang sudah usang dari 2014 dari Hong Kong tentang saya, yang mengatakan saya membuat video seks, dan mereka percaya itu tanpa bukti," kata dia.

"Itu adalah cerita bohong. Tak ada video seks. Bila ada video seks, mana buktinya? Mana situsnya? Ini cuma rumor yang disebarkan orang-orang iri yang ingin menyakiti saya," ujarnya.

Dia sangat menyayangkan orang-orang yang percaya kabar burung tanpa bukti yang jelas. Dia kemudian memberikan tautan video berisi penjelasan bahwa dirinya tak pernah menyebarkan video seks. Video itu berjudul 'David Bond Sex Videos?', diunggah 3 Agustus 2016 lampau.

Di video itu dijelaskan sambil memberi contoh video yang bersampul cukup provokatif, menampilkan paha perempuan dan diberi judul 'Membawa Pulang Cewek Asia dari Mal ke Kasur dalam 55 Menit'. Dia menjelaskan sampul video itu diambil di California Amerika Serikat. Di California, dia punya pacar berdarah Asia, dan foto pacarnya sendirilah yang dia jadikan sampul video yang cukup provokatif itu.

Bila dibuka isi videonya, yang ada hanyalah aktivitas David Bond dengan cewek Asia menikmati es krim, tanpa adegan seksual di kasur.

Di situsnya yang lain, yakni thailandbydavidbond.com, ditampilkannya video-video dengan sampul gambar ekspose tubuh perempuan. Namun isi situsnya ternyata adalah video tentang membuka kunci kartu SIM ponsel, tentang menyiasati ATM, informasi visa, hingga taksi. Intinya, isinya adalah panduan perjalanan.

Baca juga: Bule Vlogger Seksual Sedang Cari Mangsa di Jakarta, Benarkah?

Akun Facebook Bel Nielsen adalah yang menilai David Bond adalah turis seksual yang merekam adegan dengan perempuan tanpa persetujuan dari pihak perempuan itu sendiri. Saat ditanyai detikcom, David Hunter kemudian menyodorkan situs davidbondhater.com yang berisi semacam bantahan-bantahan atas segala tudingan yang dialamatkan kepadanya.
Dituding Bikin Video Seks di Jakarta, David Bond: 100% Bohong`    Foto: Tulisan Bel Nielsen soal David Bond (Akun Facebook Bel Nielsen)

Di situs itu, dia menyatakan tak pernah menyimpulkan bahwa perempuan Asia itu 'gampangan', menyatakan bahwa perempuan Asia suka pria ras kulit putih hanyalah mitos belaka, dan membantah tudingan bahwa dia merekam video tanpa persetujuan pihak perempuan.

Dia katakan, 80 hingga 90 persen kamera yang dia gunakan bisa dilihat orang-orang, sehingga orang-orang sadar bahwa dirinya sedang merekam video. Bila perempuan tidak mau divideokan, maka David tak akan merekamnya. Bila perempuan meminta untuk menghapus video itu, maka David juga akan menghapus video itu.

Bel Nielsen curiga dengan ditutupnya situs davidbonvideos.com. Jangan-jangan David Bond menyembunyikan sesuatu sehingga situs itu ditutup. Namun David Hunter punya jawabannya.

"Banyak orang yang mengklik dan servernya mengalami kegagalan. Ini karena berita-berita (tentang dia). Saya akan memperbaikinya mungkin dalam dua hari ini," kata David Hunter, menyatakan situs itu sudah tidak bisa dibuka sejak Jumat (6/10) malam.

Bel Nielsen juga menyatakan nama asli David Hunter adalah Steven Mapel. Jadi mana yang benar? David Bond, David Hunter, atau Steven Mapel? "Anda tak perlu tahu nama resmi saya," jawabnya.

"Ngomong-ngomong, saya sedang bertemu seorang perempuan sekarang. Saya cinta Indonesia," ujarnya.



(dnu/dnu)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed