Berdasarkan data yang dihimpun, korban saat itu memancing bersama dengan satu orang rekannya di bantaran sungai Silugonggo mulai waktu asar tiba. Posisi korban dan rekannya dalam keadaan duduk diatas talut dan meletakkan pancing di tanah sembari menunggu umpan dimakan ikan.
Saat mulai petang tiba, tanpa disadari umpan pancing milik korban disambar oleh ikan. Tarikan ikan membuat galah pancing terseret tercebur ke sungai. Tanpa pikir panjang, korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung menceburkan diri ke sungai untuk meraih kembali pancing miliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekan korban yang tidak bisa berenang akhirnya meminta tolong kepada warga setempat. Hingga pada akhirnya, tim dari Polsek Pati kota dibantu tim SAR dan TNI AL melakukan pencarian terhadap korban.
Korban ditemukan mendekati waktu maghrib di dasar sungai dan selanjutnya dievakuasi oleh tim pencari. Selanjutnya langsung dilarikan ke RSU Soewondo untuk dilakukan autopsi.
"Hasil pemeriksaan korban yang dilakukan oleh dokter di RSU Soewondo menerangkan bahwa paru paru berisi air, perut kembung dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," pungkasnya. (dnu/dnu)











































