Restoran hingga Gereja di Cempaka Putih Dilanda Kebakaran

Restoran hingga Gereja di Cempaka Putih Dilanda Kebakaran

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 07 Okt 2017 22:10 WIB
Restoran hingga Gereja di Cempaka Putih Dilanda Kebakaran
Kebakaran (Thinkstock/detikcom)
Jakarta - Sebuah restoran di kawasan Kecamatan Cempaka Putih Jakarta Pusat dilalap api. Kebakaran merembet sampai ke gereja di dekatnya.

Warga yang melintas Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, bernama Nur Alim memberikan informasi via pasangmata.com. Dia menceritakan ada kebakaran di lokasi sejak pukul 19.30 WIB, saat dia melintas dari Cawang ke arah Tanjung Priok.

"Lokasi kebakaran ada di dekat SMA 30 Jakarta, di tepi jalan," kata Nur saat dihubungi detikcom, Sabtu (7/10/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyatakan lalu lintas menjadi agak tersendat. Namun warga sekitar selalu menyuruh para pelintas jalan untuk terus melaju, mencegah penumpukan kendaraan di jalanan titik itu.
Restoran hingga Gereja di Cempaka Putih Dilanda KebakaranFoto: Kebakaran di Cempaka Putih Jakarta Pusat (Nur Alim via pasangmata.com)

"Kita nggak bisa terlalu lama di situ karena disuruh jalan," kat Nur.

Dihubungi terpisah, pihak Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat menyatakan kebakaran itu cukup besar. Pertama-tama, kebakaran terjadi di sebuah restoran di Jalan Jenderal Ahmad Yani itu, kemudian api merembet ke bangunan di sebelahnya.

"Itu lumayan besar. Pertama, kebakaran dari restoran kemudian merembet ke Gereja Pentakosta, kos-kosan juga kena," kata Harun, petugas bagian komunikasi Sudin Damkar Jakarta Pusat.

Berita kebakaran diterima petugas pukul 19.05. 24 Unit mobil pemadam kebakaran langsung diluncurkan. Beruntung, bangunan sekolah SMA 30 Jakarta tak ikut dilalap si jago merah.

"Temboknya saja yang hangus," kata dia.

Belum ada informasi soal korban jiwa karena kebakaran ini. Belum pasti apa gerangan penyebab kebakaran ini, termasuk kerugian materiil juga belum dipastikan. Kini pemadaman api telah selesai.

"Sekarang sedang berlangsung pendinginan," kata Harun. (dnu/dnu)


Berita Terkait