Minta Calon Bupati Dianulir, PKS Datangi PN Gowa

Minta Calon Bupati Dianulir, PKS Datangi PN Gowa

- detikNews
Senin, 23 Mei 2005 18:49 WIB
Makassar - Tindakan KPUD Gowa yang telah mengesahkan pasangan Syahrir Syafruddin-Abdul Jabbar Hijjaz sebagai calon bupati dan wakil bupati Gowa, Sulawesi Selatan, menuai protes. Massa PKS (Partai Keadilan Sejahtera) mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Gowa untuk memprotes hal itu. Saat datang ke PN Gowa, Senin (24/5/2005), para pengunjuk rasa meminta KPUD setempat untuk menganulir pasangan Syahrir Syafruddin- Abdul Djabbar Hijjaz sebagai calon bupati Gowa karena pasangan itu tidak didukung PKS. Massa sekitar 50 orang. Massa datang ke PN Gowa, karena hari ini juga sedang berlangsung persidangan tentang gugatan PKS atas KPUD Gowa. Menurut massa, sebelumnya Ketua dan Sekretaris DPC PKS Gowa yang telah dinon-aktifkan DPP PKS telah mengakui kesalahannya karena tidak mematuhi mekanisme Parpol dalam mengajukan calon. "Namun KPUD Gowa tetap menetapkan pasangan itu sebagai calon," ujar Ketua DPC PKS, Hasan Hamido saat melakukan orasi di teras PN Gowa. Hasan merasa kecewa dan kesal karena selama ini KPUD Gowa tidak pernah menggubris tuntutan mereka. "Ketua dan anggota KPUD Gowa tidak menghormati mekanisme yang berlaku dalam Parpol," tutur Hasan.Massa PKS ini juga meminta kepada pihak Pengadilan Negeri setempat untuk menetapkan keputusan yang seadil-adilnya terhadap KPUD Gowa sebagai tergugat. Selama ini, tambahnya, PKS tidak pernah mengusung pasangan calon Syafruddin Daeng Djarung-Abd. Jabbar Hijaz yang diklaim pihak tertentu bahwa pasangan tersebut didukung PKS bersama Partai Demokrat dan PDI Perjuangan. "Mulai dari DPP hingga DPD, kami tetap bersikap netral, tidak pernah memberikan dukungan terhadap pasangan calon manapun," tegas Hasan seraya menambahkan bahwa PKS memiliki mekanisme internal partai yang jelas dalam mengusung calonnya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads