DetikNews
Sabtu 07 Oktober 2017, 08:32 WIB

Pengacara Bos First Travel Klaim Duit Rp 127 M Bukan Untuk Pribadi

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Pengacara Bos First Travel Klaim Duit Rp 127 M Bukan Untuk Pribadi Foto: Denita Matondang-detikcom
Jakarta - Bareskrim Polri menyebut bos First Travel diduga menggunakan duit Rp 127 miliar dari dana setoran jemaah umrah untuk kepentingan pribadi. Kuasa hukum bos First Travel mengatakan duit itu berasal dari keuntungan perusahaan dan tidak digunakan untuk pribadi.

"Bisa jadi uangnya digunakan karena banyak. Tapi kita nggak tahu apa itu memang digunakan dari hasil keuntungan perusahaan atau operasional perusahaan, kita harus lihat di auditnya nanti," kata Putra saat dihubungi detikcom, Jumat (6/10/2017) malam.


Putra menganggap temuan Bareskrim Polri belum tentu benar jika kliennya menggunakan dana jamaah untuk kepentingan pribadi. Menurutnya setiap perusahaan pasti ada memiliki keuntungan yang dimungkinkan untuk digunakan sebagai dana operasional.

"Setiap perusahaan pasti ada keuntungannya tidak hanya dari promo tapi ada juga yang reguler. Ada juga uang bunga yang mengendap di bank. Memang untuk pribadi tapi dalam rangka pekerjaan untuk keperluan perusahaan," jelas Putra.

"Melihat dari penjelasan Pak Andhika yang harus pergi menemui koleganya di Saudi untuk bernego, tentu ada cost yang dipergunakan untuk pribadi tetapi dipergunakan untuk keperluan kantor dan perusahaan," tambahnya.

[Gambas:Video 20detik]


Bareskrim Polri menyebut bos First Travel diduga menggunakan duit Rp 127 miliar dari dana setoran jemaah umrah untuk kepentingan pribadi. Salah satunya digunakan untuk fashion show.

"Jadi dana yang sudah terkumpul itu kan ada 2, dipakai untuk kepentingan operasional dan pribadi. Salah satunya kepentingan pribadi itu ya itu, fashion show. (Total) untuk kepentingan pribadi, untuk sementara dari hasil (penyidikan) Rp 127 miliar," ujar Kasubdit V/Jatanwil Direktorat Tindak Pidana Umum (Tipidum) Bareskrim Kombes Dwi Irianto kepada wartawan di Bareskrim Polri di gedung KKP, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (6/10/2017).

[Gambas:Video 20detik]


(adf/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed