KRL, RS & Istana Tidak Kena Pemadaman Listrik Bergilir
Senin, 23 Mei 2005 15:38 WIB
Jakarta -
Anda konsumen kereta api rel listrik (KRL)? Anda patut bersyukur karena KRL tidak jadi 'korban' pemadaman listrik bergilir di Jakarta dan sekitarnya. Demikian juga rumah sakit (RS)."Fasilitas umum tidak kita matikan," kata Deputi Manajer Humas PLN Disjaya dan Tangerang, Aryo Subijoko, saat ditemui di kantornya, kawasan Gambir, Jakpus, Senin (23/5/2005).Fasilitas umum itu misalnya TVRI, RRI, KRL, RS, kompleks Istana Presiden, Gedung DPR, dan gedung-gedung pemerintahan.Seperti diberitakan, pasokan listrik untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali mulai hari Senin (23/5/2005) ini hingga 6 Juni mendatang mengalami penurunan sebesar 77 megawatt hingga 382 megawatt. Kondisi ini akan menyebabkan pengurangan kemampuan PLN untuk memasok listrik kepada pelanggan pada saat beban puncak pukul 17.00 hingga 22.00 sehingga akan terjadi pemadaman listrik secara bergiliran.Suatu daerah bisa jadi selamat dari pemadaman bergilir bila daerah tersebut menuruti imbauan PLN untuk melakukan penghematan 50 watt antara pukul 17.00-22.00 WIB. Jika imbauan tidak digubris, terpaksa pemadaman dilakukan."Pemadaman ini ada misinya yaitu agar masyarakat lebih menghemat. Kita maunya hematnya sepanjang tahun," kata Aryo.
(nrl/)










































